BI Minta Perbankan Segera Turunkan Suku Bunga Kredit
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

BI Minta Perbankan Segera Turunkan Suku Bunga Kredit

Senin, 22 Februari 2021 | 15:25 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Sepanjang 2020, suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sudah turun 125 basis poin menjadi 3,75% pada akhir Desember 2020. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang digelar pada 17-18 Februari Desember 2020, suku bunga acuan juga kembali diturunkan sebesar 25 basis poin menjadi 3,5%.

Di sisi lain, penurunan suku bunga kredit perbankan hanya turun 83 basis poin sepanjang 2020 menjadi 9,7%. Lambatnya penurunan suku bunga kredit perbankan ini disebabkan oleh masih tingginya suku bunga dasar kredit (SBDK) perbankan yang selama tahun 2020 baru turun 75 basis poin menjadi 10,11%.

Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, Juda Agung menyayangkan langkah perbankan yang masih lambat menurunkan suku bunga kredit. Seharusnya penurunan suku bunga acuan yang dilakukan BI juga segera diikuti oleh suku bunga kredit perbankan.

"Inilah yang sebenarnya tidak kita inginkan. Bagi Bank Indonesia, kita inginkan kalau BI itu menurunkan suku bunga, harusnya responnya (perbankan) juga sama. Karena kalau kita bicara mengenai biaya-biaya di dalam suku bunga, itu kan ada biaya overhead costs, sebenarnya kan sudah turun. Kita harapkan bank-bank ini juga merespon (penurunan suku bunga acuan) dengan cepat,” kata Juda Agung dalam acara taklimat media, Senin (22/2/2021).

Juda menyampaikan, transparansi suku bunga acuan yang dilakukan BI juga dilakukan untuk mendorong perbankan lebih responsif di dalam merespon kebijakan BI.

“Kalau kita lihat data jangka panjang, selalu seperti itu. Mereka cenderung misalnya ketika BI 7-Day Reverse Repo Rate turun, suku bunga depositonya kan cepat turun. Bahkan penurunan BI7DRR kan 225 basis poin sejak Juni 2019, itu penurunan suku bunga depositonya hampir sama. Jadi dia sangat responsif. Tetapi untuk suku bunga kreditnya masih sangat rigid,” ujarnya.

Juda menyebutkan, perbankan mencoba mendapatkan keuntungan yang lebih di saat suku bunga acuan sedang rendah. Kondisi tersebut menurutnya tidak kondusif bagi perekonomian.

“Dengan suku bunga acuan turun, harusnya akan mendorong ekonomi segera pulih. Tapi yang terjadi spread-nya justru mengalami kenaikan. Sehingga ini salah satu faktor mengapa orang masih ragu-ragu meminta kredit dari perbankan karena suku bunganya masih cukup tinggi,” kata Juda.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kempupera Bangun Rusun ASN di Bengkulu

Menurut Khalawi, masih banyak ASN di daerah yang belum memiliki hunian layak.

EKONOMI | 22 Februari 2021

Harga Bitcoin Meroket, Tesla dan Microstrategy Raup Cuan Triliunan

Sampai dengan Senin (22/2/2021), harga bitcoin sudah mencapai Rp 851 juta.

EKONOMI | 22 Februari 2021

Punya RPA Baru, WMU Siap Genjot Produksi 10 Kali Lipat

Rumah potong Ayam (RPA) yang terletak di Wonogiri, diproyeksikan mampu memotong 50,4 juta ekor per tahun.

EKONOMI | 22 Februari 2021

Relaksasi Kredit Mobil dan Rumah Bisa Tingkatkan Konsumsi 0,5%

Konsumsi di sektor kendaraan bermotor dan properti bisa kembali meningkat untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

EKONOMI | 22 Februari 2021

PLN Pulihkan 99% Listrik Pelanggan di Jakarta

Adapun wilayah yang saat ini masih terdampak yaitu di sebagian wilayah Kemang, Kantor LIPI, Warung Buncit, Kalimalang dan sekitarnya.

EKONOMI | 22 Februari 2021

Sandiaga: I Gede Ardika Punya Sumbangsih Besar terhadap Pariwisata Indonesia

Sandiaga mengungkapkan mendiang Menteri Kebudayaan dan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, I Gede Ardika telah memberikan sumbangsih bagi perkembangan pariwisata.

EKONOMI | 22 Februari 2021

Pecahkan Rekor, Penjualan ORI019 Capai Rp 26 Triliun

Hasil penjualan ORI019 memecahkan rekor penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online.

EKONOMI | 22 Februari 2021

Presiden Jokowi Lantik Pejabat BPJS Kesehatan-Ketenagakerjaan

Presiden melantik Direktur dan Dewas dua BPJS.

EKONOMI | 22 Februari 2021

OCBC NISP Buyback Saham Karyawan

PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan dengan nilai maksimal Rp 500 juta.

EKONOMI | 22 Februari 2021

Gandeng PPI, Dewata Freight International Jajaki Industri Logistik Berbasis Komoditi

PT Dewata Freight International Tbk (DEAL) kerja sama PT PPI untuk menjalin kemitraan strategis dalam bidang logistik berbasis komoditi.

EKONOMI | 22 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS