ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Petrosea Teken Perjanjian Penyediaan Layanan Logistik dengan PSB

Rabu, 24 Maret 2021 | 13:08 WIB
LO
WP
Penulis: Lona Olavia | Editor: WBP
Ilustrasi PT Petrosea Tbk
Ilustrasi PT Petrosea Tbk (Beritasatu.com)

Jakarta, Beritasatu.com – Anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY) PT Petrosea Tbk (PTRO) melakukan penandatanganan perjanjian penyediaan layanan jasa logistik dengan PT Pusat Sarana Baruna (PSB). Perjanjian yang diteken pada 22 Maret 2021 tersebut diyakini dapat mendongkrak kinerja perseroan tahun ini.

Direktur PT Petrosea Meinar Kusumastuti mengatakan, perseroan dan PSB adalah perusahaan terafiliasi dengan pemilik penerima manfaat yang sama. Perjanjian ini terkait dengan penyediaan layanan jasa logistik untuk kepentingan perseroan di Balikpapan yang berlokasi di Interport Business Park. Adapun jangka waktu perjanjian adalah 12 bulan. "Perjanjian ini akan berdampak positif pada keberlangsungan usaha perseroan dan meningkatkan sinergi antara perusahaan," katanya dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (24/3/2021).

Emiten di bidang konstruksi, jasa pertambangan dan penggalian, pengangkutan serta ketenagakerjaan ini menyediakan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar US$ 100 juta pada tahun ini. Mayoritas capex Petrosea untuk menopang proyek jasa pertambangan di Kideco Jaya Agung, termasuk mempertahankan volume produksi di tambang tersebut.

Selain itu, belanja modal untuk lini bisnis engineering, procurement, & construction (EPC). Perseroan juga mengalokasikan belanja modal di tahun depan untuk ekstensifikasi bisnis, dalam hal ini memperkuat digitalisasi di segala lini bisnis perusahaan.

ADVERTISEMENT

Manajemen sebelumnya menargetkan pertumbuhan 20% terhadap volume pengelupasan tanah atau overburden (OB) removal pada 2021. Hingga kuartal III 2020, Petrosea mencatatkan volume OB sebesar 68,8 juta bcm dan volume produksi sebesar 19,1 juta ton batu bara. Selain itu, tren pertumbuhan juga akan berlanjut seiring beberapa strategi yang dijalankan PTRO, seperti melakukan intensifikasi kegiatan pada kontrak yang sudah ada maupun menambah kontrak baru.

Sebagai informasi, pendapatan Petrosea anjlok 34,01% (yoy) menjadi US$ 249,93 juta per kuartal III 2020. Mayoritas pendapatan berasal dari bisnis pertambangan senilai US$ 151,73 juta disusul pendapatan dari jasa sebesar US$ 47,30 juta, pendapatan rekayasa dan konstruksi sebesar US$ 46,53 juta, dan pendapatan lain-lain sebesar US$ 4,37 juta. Selain itu, laba bersih juga ikut turun 36,1% (yoy) menjadi US$ 13,16 juta per akhir kuartal III 2020



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Petrosea Dukung Pemberantasan Malaria di Papua, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

Petrosea Dukung Pemberantasan Malaria di Papua, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

LIFESTYLE
Petrosea Umumkan Perkembangan Terbaru Proyek Jasa Pertambangan dan Hauling Road

Petrosea Umumkan Perkembangan Terbaru Proyek Jasa Pertambangan dan Hauling Road

EKONOMI
Scan-Bilt Raih Kontrak EPC dan Pengelolaan Fasilitas Rp 485 Miliar

Scan-Bilt Raih Kontrak EPC dan Pengelolaan Fasilitas Rp 485 Miliar

EKONOMI
Petrosea Selesaikan Akuisisi 60% Saham Scan-Bilt, sebagai Langkah Strategis Diversifikasi Usaha

Petrosea Selesaikan Akuisisi 60% Saham Scan-Bilt, sebagai Langkah Strategis Diversifikasi Usaha

EKONOMI
Petrosea Bangun Kapabilitas SDM Unggul, Dukung Ekspansi dan Diversifikasi Bisnis

Petrosea Bangun Kapabilitas SDM Unggul, Dukung Ekspansi dan Diversifikasi Bisnis

EKONOMI
Sinergi Petrosea dan Poltekba Wujudkan Generasi Muda Unggul yang Siap Bersaing di Dunia Industri

Sinergi Petrosea dan Poltekba Wujudkan Generasi Muda Unggul yang Siap Bersaing di Dunia Industri

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon