PPKM Diperpanjang, Pembeli Apartemen Masih Wait and See
Selasa, 27 Juli 2021 | 16:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 dan perpanjangan penerapan kebijakan PPKM, dinilai berdampak terhadap aktivitas penjualan apartemen dan kondominium. Pasalnya, kalangan investor masih berhati hati membeli. Sementara, developer juga bersikap sama dalam mengembangkan proyek terbarunya.
"Aktivitas penjualan apartemen dan kondominium masih mengalami pelemahan akibat pandemi. Pembeli, khususnya investor, masih amat berhati-hati dan memilih wait and see," kata Head of Research JLL Indonesia Yunus Karim, dalam siaran pers, Selasa (27/7/2021).
Menurut Yunus, banyak investor lebih menahan diri, karena kondisi ekonomi yang belum stabil, kasus positif Covid-19 masih tinggi. Sehingga banyak investor yang menyesuaikan dengan kondisi pasar.
"Para pengembang juga masih menunggu waktu yang tepat untuk meluncurkan produk baru sehingga lebih berfokus untuk menjual produk eksisting mereka," katanya.
Director, Research & Consultancy Savills Indonesia, Anton Sitorus menyebutkan,kebijakan PPKM hanya menunda sementara investor untuk membeli kondominium, karena mayoritas pembeli kondominium adalah investor dan berbeda dengan landed house yang mayoritas adalah end user.
"Masih banyak orang Indonesia yang memiliki duit, dan terbukti pada saat pandemi, ada orang kekayaan meningkat kok, dan ini pasti akan imbas ke properti, mau kemana lagi. Saat ini mereka masih melihat kondisi pasar atau wait and see," kata Anton.
Anton berharap ketika PPKM dibuka dan aktivitas ekonomi mulai dibuka, diharapkan sektor kondominium ini bisa pulih, kembali pengembang bisa meluncurkan proyek proyek terbarunya.
"Saya berharap seperti itu, ekonomi pulih kembali dan sektor properti terutama kondominium juga jalan sehingga bisa menggerakan ekonomi," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




