ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

JLL Sebut Kinerja Properti Membaik di Kuartal I 2022

Rabu, 20 April 2022 | 19:20 WIB
IM
FH
Penulis: Imam Muzakir | Editor: FER
Sejumlah pemukiman dihimpit gedung-gedung bertingkat di kawasan Jakarta Selatan.
Sejumlah pemukiman dihimpit gedung-gedung bertingkat di kawasan Jakarta Selatan. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - JLL, perusahaan yang bergerak dalam konsultan properti dan investasi menyebutkan, kinerja sektor properti pada triwulan pertama 2022 mulai membaik. Beberapa sektor properti, seperti perkantoran, pusat perbelanjaan, pergudangan dan hunian, mulai menunjukkan peningkatan.

Country Head JLL Indonesia, James Allan mengatakan, Indonesia memiliki populasi terbesar keempat di dunia, menjadikan negara ini tujuan yang menarik untuk investasi, khususnya di sektor properti.

"Saat ini, investor asing dan lokal terlihat aktif dalam mencari peluang di beberapa sektor properti, seperti logistik, pusat data atau data centre, dan residensial," kata James Allan acara Media Briefing Virtual, Rabu (20/4/2022).

Baca Juga: JLL Raih Penghargaan Terbaik Dunia

ADVERTISEMENT

Head of Research JLL, Yunus Karim mengatakan, untuk sektor perkantoran, tahun 2022 diawali dengan perkembangan tingkat hunian yang relatif stabil, yaitu di angka 73% untuk kawasan CBD dan 74% untuk kawasan non-CBD.

"Sebanyak 4 gedung di kawasan CBD diperkirakan akan rampung dibangun pada triwulan-triwulan ke depan, berpotensi menambah pasokan sebanyak 270.000 meter persegi di tahun 2022. Sedangkan untuk kawasan Non-CBD, diperkirakan bertambah sebanyak 130.000 meter persegi pada tahun 2022," kata Yunus.

Baca Juga: Perbankan Masih Pelit, Sektor Properti Sulit Bangkit

Untuk sektor pusat perbelanjaan di Jakarta, kata Yunus, terlihat bahwa restoran dan fasilitas hiburan ramah keluarga menjadi daya tarik untuk pengunjung, didukung oleh taman bermain anak-anak yang diizinkan beroperasi dengan kapasitas 70%.

"Secara umum, tingkat hunian pusat perbelanjaan relatif stabil yaitu 87%. Pasokan pusat perbelanjaan baru diperkirakan bertambah sebesar 150.000 meter persegi pada tahun 2022," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT