ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tipe Studio Dominasi Penjualan Kondominium di Bodetabek

Rabu, 20 April 2022 | 21:18 WIB
IM
FH
Penulis: Imam Muzakir | Editor: FER
Tenaga pemasaran menjelaskan maket Fifty Seven Promenade kepada calon pembeli disela-sela soft launching  proyek tersebut di Jakarta, Selasa (22/8/2017). Fifty Seven Promenade meliliki area pengembangan seluas 3,2 hektar yang menyediakan beragam fungsi seperti kondominium, perkantoran, apartemen servis, dan area ritel promenade. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Tenaga pemasaran menjelaskan maket Fifty Seven Promenade kepada calon pembeli disela-sela soft launching proyek tersebut di Jakarta, Selasa (22/8/2017). Fifty Seven Promenade meliliki area pengembangan seluas 3,2 hektar yang menyediakan beragam fungsi seperti kondominium, perkantoran, apartemen servis, dan area ritel promenade. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal (BeritaSatu Photo/mohammad defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com - JLL, perusahaan yang bergerak dalam konsultan properti dan investasi menyebutkan, kinerja sektor properti pada triwulan pertama 2022 mulai membaik. Beberapa sektor properti, seperti perkantoran, pusat perbelanjaan, pergudangan dan hunian, mulai menunjukkan peningkatan.

Country Head JLL Indonesia, James Allan mengatakan, Indonesia memiliki populasi terbesar keempat di dunia, menjadikan negara ini tujuan yang menarik untuk investasi, khususnya di sektor properti.

"Saat ini, investor asing dan lokal terlihat aktif dalam mencari peluang di beberapa sektor properti, seperti logistik, pusat data atau data centre, dan residensial," kata James Allan di acara Media Briefing Virtual, Rabu (20/4/2022).

Baca Juga: JLL Sebut Kinerja Properti Membaik di Kuartal I 2022

ADVERTISEMENT

Head of Advisory Vivin Harsanto menambahkan, aktivitas penjualan kondominium di Jakarta pada triwulan pertama masih menunjukkan tren yang kurang lebih sama.

"Lemahnya permintaan kondominium di Jakarta masih berlanjut dari tahun lalu, mengingat calon pembeli masih berhati-hati dalam melakukan pembelian kondominium," tambahnya.

Menurut Vivin, terdapat dua proyek kondominium kelas atas yang diluncurkan oleh pengembang internasional di triwulan pertama tahun ini. "Namun secara umum, para pengembang masih fokus untuk menjual produk eksisting," ujarnya.

Baca Juga: Didorong Insentif PPN, Tingkat Serapan Kondominium Melesat 103,9%

Sementara, tren permintaan kondominium di area Bodetabek juga terpantau belum sepenuhnya pulih. Tingkat penjualan dan peluncuran proyek kondominium baru mengalami sedikit penurunan pada enam bulan terakhir.

"Hanya ada dua proyek kondominium baru yang diluncurkan di area Depok dan Tangerang di kelas menengah. Penjualan dan pasokan kondominium masih didominasi oleh tipe studio karena harga yang relatif lebih terjangkau," tambahnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT