ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jokowi Larang Ekspor CPO dan Minyak Goreng, Ini Tanggapan Anggota DPR PDIP

Jumat, 22 April 2022 | 20:36 WIB
RS
B
Penulis: Rully Satriadi | Editor: B1
Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Yevri Hanteru Sitorus
Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Yevri Hanteru Sitorus (Istimewa)

Menurut Deddy, jika kebijakan moratorium ekspor itu dilakukan berlama-lama, maka akan menyebabkan barang menjadi langka. Jika sudah demikian, maka semua akan rugi. Sebab harga dunia menjadi melonjak habis-habisan.

Harus diingat, kata Deddy, terbuka kemungkinan protes dari negara-negara lain yang membutuhkan CPO dan turunannya saat krisis minyak nabati dan energi global yang belum usai. Bukan tidak mungkin pemerintah harus menghadapi tekanan perdagangan internasional sebab CPO dan turunannya saat ini sudah menjadi komoditas global yang penting.

"Moaratorium ini bisa menjadikan konsekuensi terjadinya keberatan dari negara-negara lain. Karena barang ini adalah komoditas global. Jadi mohon diperhatikan Bapak Presiden, mohon kembalikan kebijakannya ke jalur yang benar," pungkas Deddy Yevri.

Seperti diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk melarang ekspor bahan baku minyak goreng atau crude palm oil (CPO) dan minyak goreng mulai Kamis (28/4/2022). Jokowi menjelaskan larangan ekspor minyak goreng dan CPO ini dilakukan untuk mengantisipasi harga minyak goreng yang melambung tinggi akibat adanya kelangkaan pasokan minyak goreng di tengah-tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Agar ketersediaan minyak goreng di dalam negeri melimpah dengan harga terjangkau," kata Jokowi saat memberikan keterangan pers yang disiarkan melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (22/4/2022).

 



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menyulap 6 Juta Liter Minyak Jelantah Program MBG Jadi Energi Hijau

Menyulap 6 Juta Liter Minyak Jelantah Program MBG Jadi Energi Hijau

EKONOMI
HET Minyakita Bakal Disesuaikan, Mendag: Sudah sejak 2024 Tak Naik

HET Minyakita Bakal Disesuaikan, Mendag: Sudah sejak 2024 Tak Naik

EKONOMI
Bulog Pastikan Distribusi Minyakita Tak Terhambat

Bulog Pastikan Distribusi Minyakita Tak Terhambat

EKONOMI
Harga Minyak Goreng Naik Dipicu Lonjakan Kemasan Plastik Global

Harga Minyak Goreng Naik Dipicu Lonjakan Kemasan Plastik Global

EKONOMI
Mendag Masih Pertimbangkan Rencana Naikkan HET Minyakita

Mendag Masih Pertimbangkan Rencana Naikkan HET Minyakita

EKONOMI
Harga Minyak Goreng di Pasar Palmerah Tembus Rp 24.000 per Liter

Harga Minyak Goreng di Pasar Palmerah Tembus Rp 24.000 per Liter

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon