ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menhub Targetkan 1.100 Pesawat Penumpang Segera Beroperasi

Selasa, 3 Mei 2022 | 19:03 WIB
PD
UW
Penulis: Primus Dorimulu | Editor: WIR
Budi Karya Sumadi
Budi Karya Sumadi (Investor Daily/Heri Gagarin)

Jakarta, Beritasatu.com- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menargetkan sekitar 1.100 pesawat penumpang segera beroperasi hingga 2023. Dikatakan, jumlah pesawat maskapai nasional itu akan sama seperti sebelum masa pandemi Covid tahun 2019.

Menurut Budi Karya, pada tahun 2019, jumlah pesawat yang dioperasikan maskapai nasional mencapai 550 armada dengan pergerakan di Bandara Soekarno-Hatta mencapai 1.100 pergerakan per harinya. Namun, saat pandemi, jumlah pesawat menurun di sekitar 300 armada.

Berkurangnya jumlah pesawat diakibatkan kesulitan maskapai membayar biaya sewa pesawat sehingga lessor melakukan grounded hingga menarik armadanya.

Baca Juga: Periode Mudik, Pergerakan Pesawat di Soekarno Hatta Naik Dua Kali Lipat

ADVERTISEMENT

"Yang kita upayakan adalah bagaimana recovery ini? Recovery ini tentu kita melakukan diskusi dengan teman-teman penerbangan apa yang menjadi kesulitan. Kalau itu kesulitan yang menjadi kewenangan kami, kami berikan suatu diskresi," terang Budi Karya kepada BeritaSatu Media Holdings di Jakarta, Selasa (3/5/2022).

Menhub menambahkan, untuk memulihkan industri penerbangan diperlukan kolaborasi, termasuk dengan swasta. Selain itu, dibutuhkan proses negosiasi yang intens dengan lessor agar bisa melakukan restrukturisasi pembayaran biaya sewa pesawat.

"Secara fundamental kita harus berhadapan dengan lessor, menghadapi agar mereka mau dengan proposal yang disampaikan. Kita ingin menyelamatkan dunia penerbangan karena dunia penerbangan ini dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia," imbuh Budi Karya Sumadi.

Baca Juga: Jokowi Optimistis Mudik dengan Pesawat ke Madura Bakal Ramai

Budi menyatakan, dengan pandemi yang kian terkendali, dan angkutan Lebaran kali ini menjadi tonggak bangkitnya industri penerbangan, maka ditargetkan jumlah pesawat dalam kurang waktu kurang dari satu tahun ke depan, akan sama jumlahnya dengan tahun 2019.
"Menurut saya kalau ini berhasil, kurang dari satu tahun, jumlah itu akan tercapai, kurang dari 1 tahun," papar Budi Karya.

Adapun saat ini, dari 300-an pesawat yang dioperasikan maskapai nasional, paling banyak dikuasai oleh Lion Air, kemudian Batik Air, dan ketiga adalah Citilink Indonesia. Menhub menaksir, dari pesawat-pesawat yang beroperasi saat ini, 60% dioperasikan oleh swasta dan 40% oleh maskapai pelat merah. Ke depan, porsi armada yang beroperasi diharapkan sama rata, 50% swasta dan 50% BUMN.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT