Logo BeritaSatu

IFG Ditunjuk Kelola Dana Pensiun BUMN, Ini Kata OJK

Selasa, 31 Mei 2022 | 21:24 WIB
Oleh : Prisma Ardianto / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia Financial Group (IFG) dipercaya melakukan konsolidasi pengawasan dana pensiun (Dapen) perusahaan BUMN. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan agar implementasi rencana tersebut tetap memperhatikan aturan yang berlaku dan menjunjung kepentingan konsumen.

Advisor Departemen Pengawasan Khusus IKNB OJK Sumarjono menyatakan, OJK menghargai keputusan dari Kementerian BUMN untuk mengkonsolidasi dana pensiun BUMN, dengan memberi mandat ke IFG untuk mengelolanya. Langkah pemerintah melalui konsolidasi pengawasan diharapkan bisa mengembangkan dan memperkuat dana pensiunnya.

Advertisement

"Namun, implementasi isu ini harus mempertimbangkan peraturan yang ada dan juga untuk kebaikan dan kepentingan para pesertanya," kata Sumarjono ketika mewakili Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK sebagai keynote speech dalam IFG International Conference 2022 di Jakarta, Selasa (31/5/2022).

Ketua Sub Tim Pengembangan Bisnis Project Management Office BUMN Klaster Asuransi dan Dana Pensiun Pantro Pander Silitonga mengungkapkan, saat ini dirinya sedang mengemban tugas khusus untuk membenahi dana pensiun BUMN. Permasalahan utamanya terkait ketidaksesuaian perhitungan suku bunga aktuaria dan investasi dengan risiko tinggi.

"Kami melihat memang sebagian besar kekurangan dana dan juga banyak yang memakai suku bunga aktuaria tinggi 8%-12%. Akibatnya, liabilitas-nya jadi seakan-akan rendah. Artinya, kekurangan dananya bisa lebih besar lagi. Ini menjadi perhatian kita bersama bagaimana mengelola liabilitasnya dan investasi dari dana pensiun," ujar Pantro.

Dalam kajiannya, disebutkan bahwa 94% dari 49 Dana Pensiun Manfaat Pasti menggunakan bunga aktuaria tinggi antara 8%-12% per tahun. Perhitungan itu menggunakan acuan imbal hasil SBN 10 tahun dengan yield setara 6,92%. Sedangkan nyatanya rata-rata hasil investasi saham LQ45 dalam 10 tahun terakhir hanya 2,74% per tahun.

Selain itu, 43% atau 21 data Dana Pensiun Manfaat Pasti yang dikaji juga memperlihatkan penempatan investasi pada instrumen berisiko tinggi dan/atau tidak likuid seperti tanah, penyertaan langsung, KIK, dan saham. Kajian menemukan penempatan pada instrumen berisiko tinggi dilakukan pada lebih dari 40% dari total investasi.

Menurut Pantro, suku bunga aktuaria tinggi menyebabkan kewajiban seakan-akan lebih rendah tapi tetap membuat Dapen harus mengejar hasil investasi yang tinggi. Sehingga, dana pensiun mesti masuk ke dalam ranah investasi berisiko tinggi. Alhasil, fenomena tersebut menyebabkan profil risiko tinggi dan mengancam keberlangsungan dana pensiun.


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Airlangga: UMKM Berkontribusi Besar pada Ekonomi Nasional

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan, UMKM berkontribusi besar bagi pemulihan ekonomi nasional. UMKM, menyerap 96,9 persen tenaga kerja. 

EKONOMI | 11 Agustus 2022

Kolaborasi dengan Bank Sumut, BNI Usung Orange Synergy

Melalui Orange Synergy, Bank Sumut dan BNI berkomitmen membangun kolaborasi strategis yang dituangkan dalam berbagai inisiatif pengembangan layanan perbankan.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

AFPI-TékenAja! Hadirkan Tanda Tangan Elektronik

AFPI menjalin kerja sama dengan TékenAja! dalam penyediaan tanda tangan elektronik dan e-meterai bagi penyelenggara fintech p2p lending.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Gandeng 4 Mitra, APR Hadirkan Viscose-Rayon Berkelanjutan

PT Asia Pacific Rayon (APR), produsen serat viscose-rayon menegaskan komitmennya mendukung inovasi tekstil berkelanjutan atau ramah lingkungan.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Ekonomi Pulih, Debitur Profil Risiko Tinggi Mulai Menurun

Debitur perbankan dan jasa keuangan yang memiliki profil risiko tinggi dan sangat tinggi (high risk and very high risk) mulai menurun.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Sejalan Era Digitalisasi, Aviana Kelola 180 Juta Transaksi

PT Aviana Sinar Abadi berhasil mengelola 180 juta transaksi per bulan, termasuk transaksi di pelosok daerah.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Indocement Gunakan Listrik PLN di Kompleks Pabrik Tarjun

Indocement Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan, resmi menjadi konsumen tegangan tinggi PLN pertama di Kalimantan.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Resesi Global, Founder Startup Perlu Lakukan Tiga Strategi Ini

Dua tahun lalu memang menjadi tahun emas bagi startup karena pandemi dan masyarakat banyak bergantung pada teknologi.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Dana dan Here Technologies Perdalam Inklusi Keuangan

Here Technologies, platform data dan teknologi lokasi mengumumkan bahwa DANA sebagai platform dompet digital telah menggunakan layanan lokasi.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Sambut Hari Kemerdekaan, Pengembang Beri Fasilitas DP 0%

Pengembang properti Widari Agung Group memberikan kemudahkan untuk konsumen Widari Village dengan fasilitas uang muka atau DP 0%.

EKONOMI | 10 Agustus 2022


TAG POPULER

# Brigadir RR


# Bharada E


# Jokowi


# Brigadir J


# MU


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kronologi Penembakan Brigadir J hingga Ferdi Sambo Tersangka

Kronologi Penembakan Brigadir J hingga Ferdi Sambo Tersangka

NEWS | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings