ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemenkeu Siapkan Rp 44,8 Triliun Untuk Percepatan Penurunan Stunting

Selasa, 14 Juni 2022 | 11:54 WIB
AK
FB
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: FMB
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam acara Sosialisasi Arah Kebijakan Dana Alokasi Khusus Tahun 2023 untuk Mendukung Percepatan Penurunan Stunting pada Selasa 14 Juni 2022.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam acara Sosialisasi Arah Kebijakan Dana Alokasi Khusus Tahun 2023 untuk Mendukung Percepatan Penurunan Stunting pada Selasa 14 Juni 2022. (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

Pemerintah memasukan elemen DAK stunting dalam alokasi transfer ke daerah dan dana desa sebab stunting merupakan program prioritas nasional. Suahasil mengatakan sebagai program prioritas nasional maka sebagian dari anggaran yang disediakan oleh APBN diberikan melalui pemerintah kabupaten kota dan provinsi karena memang kewenangan untuk kegiatan-kegiatan tersebut ada di pemerintah provinsi,kabupaten, dan kota.

"Dengan diberikan dialokasikan semuanya kami harapkan supaya menjadi bagian dari orkestrasi dengan dana daerah sendiri untuk menurunkan stunting," kata Suahasil.

Pemerintah pusat juga memasukan variabel penanganan stunting di daerah sebagai bagian dari formula perhitungan pemberian dana insentif daerah. Oleh karena itu pemerintah daerah diharapkan bisa berperan optimal dalam penurunan stunting.

"Kami berharap teman-teman di pemerintah daerah dapat betul-betul memperhatikan kondisi dan penurunan stunting ini agar nanti formula yang digunakan untuk menghitung dana insentif daerah," kata Suahasil.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: 1.000 Balita di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Alami Stunting

Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Sekretariat Wakil Presiden Suprayoga Hadi mengatakan berdasarkan data dari hasil survei status gizi Indonesia pada tahun 2021 prevalensi stunting secara nasional masih sekitar 24,4% atau sekitar 6 juta jiwa.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemprov NTB Belajar Strategi Tekan Stunting ke Kota Mojokerto

Pemprov NTB Belajar Strategi Tekan Stunting ke Kota Mojokerto

JAWA TIMUR
Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak, Kemenkes Resmikan Konsorsium 1.000 HPK

Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak, Kemenkes Resmikan Konsorsium 1.000 HPK

NASIONAL
Penyaluran MBG Jadi 5 Hari, Efisiensi Anggaran Capai Rp 20 Triliun

Penyaluran MBG Jadi 5 Hari, Efisiensi Anggaran Capai Rp 20 Triliun

EKONOMI
Sukses Tekan Stunting, Mojokerto Kantongi Rp 6,3 Miliar

Sukses Tekan Stunting, Mojokerto Kantongi Rp 6,3 Miliar

JAWA TIMUR
Pemkab Lebak Verifikasi Data Stunting Seusai Kenaikan Signifikan

Pemkab Lebak Verifikasi Data Stunting Seusai Kenaikan Signifikan

BANTEN
Ini Perbedaan Anak Stunting dan Stunted, Orang Tua Wajib Tahu

Ini Perbedaan Anak Stunting dan Stunted, Orang Tua Wajib Tahu

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon