Genjot Produksi, Jokowi Minta Varietas Kedelai Diperbaiki
Senin, 19 September 2022 | 17:23 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta varietas kedelai diperbaiki. Sehingga mampu meningkatkan produktivitas panen kedelai secara nasional.
"Memperbaiki varietas kedelai kita, sehingga dari varietas yang baik, menggunakan DMO (domestic market obligation/kewajiban pasar domestik) kalau perlu, menggunakan bibit impor kalau perlu, dan tentu mempersiapkan bibit-bibit nasional atau lokal dengan varietas tinggi," kata Syahrul Yasin Limpo saat memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/9/2022).
Dengan adanya perbaikan varietas kedelai tersebut, lanjutnya, diharapkan produktivitas kedelai mampu meningkat menjadi diatas 3-4 ton per hektare dari awalnya hanya 1,5 ton hingga 2 ton per hektare.
Baca Juga: Perajin Tahu dan Tempe Tuding Penyaluran Kedelai Tidak Adil
Sehingga setelah terjadinya peningkatan produktivitas kedelai, maka Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian akan menetapkan harga beli kedelai. Penentuan harga beli kedelai ini untuk memberikan jaminan kepada petani agar mereka mau kembali menanam kedelai serta ada kepastian harga kedelai.
"Menko Perekonomian akan menetapkan berapa harga beli yang harus ada, sehingga ada kepastian harga dari kedelai yang ada. Tentu saja ini akan dirapatkan, akan disampaikan Pak Menko," ujar Syahrul Yasin Limpo.
Tidak hanya itu, Presiden juga meminta BUMN dan jajaran BUMN membeli kedelai dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Neraca Produktivitas Pertanian Dijaga
"Sehingga dengan demikian petani betul-betul siap untuk menanam dan pemerintah menjamin harga beli khususnya untuk kedelai. Tentu saja dimintakan BUMN dan jajaran BUMN untuk melakukan pembelian baik itu cabe, bawang maupun tentu saja kedelai yang ada," terang Syahrul Yasin Limpo.
Menurutnya, kebijakan perbaikan varietas kedelai dan menentukan harga beli kedelai akan sangat berarti bagi petani di Tanah Air. Apalagi, Presiden telah memerintahkan seluruh jajaran kementerian, terutama Kementerian Pertanian agar semaksimal mungkin membantu sektor pertanian.
"Baik menggunakan KUR maupun menggunakan berbagai biaya-biaya yang dibutuhkan untuk meningkatkan produksi yang ada," ungkap Syahrul Yasin Limpo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




