Mentan Bakal Panggil Importir Kedelai Imbas Kenaikan Harga
Kamis, 9 April 2026 | 00:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah akan segera memanggil para importir kedelai dalam waktu dekat sebagai respons atas kenaikan harga serta untuk memastikan kebijakan tidak membebani masyarakat di tengah dinamika geopolitik global.
“Nanti, mungkin minggu depan pemanggilan terhadap importir kedelai,” ujar Amran dilansir dari Antara, Rabu (8/4/2026).
Ia menegaskan telah memerintahkan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian untuk segera melakukan komunikasi intensif dengan para pelaku usaha agar stabilitas harga dapat segera dikendalikan.
Menurut Amran, stabilitas harga komoditas pangan strategis harus dijaga, terutama di tengah kondisi geopolitik global yang berpotensi memengaruhi pasokan dan harga di dalam negeri.
“Dirjen Tanaman Pangan sudah saya perintahkan untuk cepat berkomunikasi. Jangan sampai membebani rakyat di saat kondisi geopolitik memanas,” katanya.
Ia menyebut sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, serta kelapa sawit (CPO) untuk kebutuhan biodiesel masih dalam kondisi aman, sehingga stabilitas harga kedelai juga diharapkan dapat terjaga.
Amran juga mengingatkan agar tidak terjadi praktik distribusi yang merugikan seperti pada kasus gula rafinasi yang menyebabkan kebocoran pasar dan berdampak pada harga gula konsumsi.
“Kami paham jika ada kenaikan harga, tetapi jangan seperti kasus rafinasi. Kita tidak bisa menjual gula putih karena ada rafinasi yang bocor ke mana-mana,” ujarnya.
Sebelumnya, Amran juga meminta importir tidak menaikkan harga kedelai secara berlebihan agar stabilitas pangan tetap terjaga dan tidak merugikan pelaku usaha kecil seperti perajin tahu dan tempe.
Ia menambahkan pemerintah masih mendalami penyebab kenaikan harga kedelai di pasar domestik dan akan berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk menyiapkan langkah intervensi yang tepat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




