The Fed Naikkan Suku Bunga, Kurs Rupiah Kian Terpuruk
Kamis, 3 November 2022 | 09:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan shari ini, Kamis (3/11/2022) terpantau melemah ke kisaran Rp 15.660.
Menurut data Refinitiv, pada pukul 09.45 WIB, di pasar spot exchange, kurs rupiah berada di level Rp 15.660 per dolar AS atau melemah 15 poin (0,1%) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 15.645. Transaksi rupiah hari ini berkisar dalam kisaran Rp 15.660-Rp 15.670 per dolar AS.
The Fed, sekali lagi, menaikkan FFR sebesar +75 Bps untuk keempat kalinya di bulan November dan menyarankan kenaikan FFR berikutnya akan menghadapi ambang batas yang lebih tinggi. Ketua Fed, Jerome Powell, juga menolak gagasan "Fed Pause" dan Dow ditutup turun 500 poin. Selain itu, obligasi tenor pendek dengan sensitivitas tertinggi dalam kenaikan FFR, UST2Y mencatat kenaikan imbal hasil yang menembus level all-time high sebesar 4,60%, yang menyebabkan tekanan di Nasdaq melemah lebih dari 3%. Pernyataan The Fed ini muncul karena inflasi diproyeksikan akan tetap berada di level tertinggi atau di atas 8% YoY, menurut survei Bloomberg.
Nilai tukar rupiah terhadap euro terdepresiasi 0,27% ke Rp 15.400,26, terhadap pound sterling melemah 0,29% ke Rp 17.869,07, terhadap yen melemah 0,53% ke Rp 106,32, terhadap dolar Australia melemah 0,32% ke Rp 9.964,51, terhadap dolar Singapura melemah 0,21% ke Rp 11.058,17.
Indeks dolar AS (DXY), yang melacak greenback terhadap mata uang utama dunia, berada di 111,89 atau menguat 0,49% dari posisi sebelumnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




