Bertemu Menlu Wang Yi, Retno Marsudi Dorong Ekspor Durian ke China
Minggu, 25 Agustus 2024 | 07:47 WIB
Beijing, Beritasatu.com - Pemerintah Indonesia berharap China segera memberikan lampu hijau untuk masuknya durian Indonesia ke pasar Tiongkok. Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dengan Menlu China Wang Yi di Beijing, Jumat (23/8/2024).
China adalah salah satu importir buah yang dikenal dengan aroma khasnya itu. Selama beberapa tahun terakhir, Pemerintah Indonesia terus berupaya meyakinkan China bahwa durian Indonesia layak untuk diekspor. Saat ini, Indonesia tengah menunggu China untuk menerbitkan protokol untuk ekspor komoditas yang dijuluki raja buah tersebut.
"Untuk meningkatkan ekspor kami ke China, Indonesia mendorong agar negosiasi protokol ekspor durian beku dan kelapa segera diselesaikan," kata Retno dalam pernyataannya kepada media tentang hasil pertemuan tersebut.
"Kami yakin setelah negosiasi protokol tersebut selesai, kami dapat meningkatkan perdagangan bilateral," ungkapnya.
Dalam pembicaraan terbarunya dengan Wang Yi, Retno juga menyinggung bagaimana Indonesia berhasil mencatatkan neraca perdagangan positif dengan China pada 2023, setelah bertahun-tahun mengalami defisit.
Menurut data Kementerian Perdagangan, Indonesia akhirnya mencatatkan neraca perdagangan positif dengan China pada 2023 dengan surplus sebesar US$ 2 miliar. Sebagai perbandingan, defisit dengan China mencapai hampir US$ 7,9 miliar pada 2020 sebelum membaik menjadi sekitar US$ 2,5 miliar pada 2021 dan mendekati US$ 1,9 miliar pada tahun berikutnya.
Namun, Indonesia kemungkinan besar akan kembali mengalami defisit perdagangan dengan China tahun ini. Pada Januari-Juni 2024, defisit Indonesia dengan China mencapai US$ 4,9 miliar. Ini merupakan penurunan yang cukup tajam dibandingkan surplus sebesar US$ 837 juta yang dibukukan pada periode yang sama tahun lalu.
Badan Karantina Nasional (Barantin) pada April telah mengadakan pembicaraan dengan Administrasi Umum Kepabeanan China (GACC) terkait ekspor durian. Kepala Barantin Sahat M Panggabean mengatakan China telah menyetujui akses pasar untuk durian Indonesia pada 2023.
Indonesia telah mengajukan proposal ekspor sejak 2020. GACC dijadwalkan untuk melakukan inspeksi langsung di perkebunan dan fasilitas pengemasan. Setelah protokol diterbitkan, Indonesia akan bisa mengekspor durian ke China.
China merupakan negara konsumen durian yang sangat besar. Pada 2023, China mengimpor 1,4 juta ton durian dari berbagai negara. Thailand menyumbang 68% dari total impor durian China tahun lalu.
Pada Juni lalu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan ekspor durian ke China dapat memberikan dorongan besar bagi perekonomian lokal.
"China mengimpor durian senilai antara US$ 7-8 miliar. Bayangkan saja, jika sebuah kabupaten mengekspor durian senilai US$ 100 juta ke China, itu sekitar Rp 1,5 triliun setiap tahunnya," ujar Luhut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




