RS Indonesia di Gaza Rusak Parah Akibat Serangan Bom Israel
Senin, 19 Mei 2025 | 07:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Organisasi kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) melaporkan serangan militer Israel terhadap Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza Utara menyebabkan kerusakan struktural parah dan menghambat layanan kesehatan krusial di wilayah tersebut.
“Situasi rumah sakit sangat memprihatinkan. Jendela-jendela pecah, plafon runtuh, dan layanan penting seperti unit perawatan intensif, instalasi gawat darurat, serta ruang operasi terganggu,” ungkap MER-C dalam pernyataan resminya, Minggu (19/5/2025).
MER-C menambahkan bom-bom yang dijatuhkan di sekitar rumah sakit menimbulkan guncangan hebat, dirasakan seperti gempa bumi oleh warga sekitar. Beberapa alat medis juga dilaporkan tertimpa reruntuhan akibat getaran ledakan.
Menurut laporan staf lokal MER-C, pasukan Israel mengepung RS Indonesia dengan drone tempur dan menempatkan pasukannya sekitar 500 meter dari sisi utara dan selatan rumah sakit. Mereka melarang aktivitas apa pun di area tersebut.
Di tengah ancaman dan blokade, 20 staf medis dan relawan masih bertahan di RS Indonesia. Mereka tetap berupaya membersihkan dan mempertahankan fungsi rumah sakit sebisanya, meski dalam keterbatasan makanan dan fasilitas.
MER-C menegaskan RS Indonesia selama ini menjadi salah satu pusat layanan medis utama bagi warga Gaza. Organisasi tersebut menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pemulihan dan operasional rumah sakit.
“Serangan terhadap tenaga medis dan fasilitas kesehatan tanpa peringatan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional,” tegas MER-C.
MER-C mendesak Israel menghentikan agresinya di Gaza, menghentikan kerusakan terhadap RS Indonesia, dan segera membuka akses bantuan makanan serta logistik medis bagi para tenaga kesehatan yang masih bertugas di sana.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




