Kamboja Nominasikan Trump Terima Hadiah Nobel Perdamaian
Sabtu, 2 Agustus 2025 | 13:07 WIB
Phnom Penh, Beritasatu.com- Kamboja dilaporkan akan mencalonkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai penerimah hadiah nobel perdamaian atau nobel prize. Pencalonan ini dilakukan Kamboja salah satunya sebagai ucapan terima kasih kepada Trump.
Kamboja menilai Trump telah membantu negara tersebut dapat mencapai kesepakatan gencatan senjata untuk mengakhiri konflik perbatasan dengan Thailand.
“Terima kasih kepada Presiden Trump atas upayanya membawa perdamaian ke Kamboja. Ia pantas dinominasikan untuk menerima hadiah nobel perdamaian,” ujar Wakil Perdana Menteri Kamboja Sun Chanthol kepada awak media pada Jumat (1/8/2025) waktu setempat, dikutip dari Fox News, Sabtu (2/8/2025).
Pekan lalu, saat berbicara dengan para pemimpin Kamboja dan Thailand, Trump mendesak kedua negara untuk. Ia sempat mengancam AS tidak akan kembali ke meja perundingan dengan kedua negara di Asia Tenggara itu hingga konflik perbatasan di antara keduanya berakhir.
Akhirnya, pada Senin (28/7/2025) gencatan senjata berhasil diinegosiasikan di Malaysia untuk mengakhiri konflik antara Kamboja dan Thailand yang sudah berlangsung lebih dari satu dekade tersebut.
Senada dengan Sun Chanthol, sebelumnya ada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang pada Juli 2025 juga telah merekomendasikan nomor satu di AS tersebut sebagai penerima nobel prize atas perannya dalam membantu mengakhiri konflik dengan India.
Sebagai informasi, hadiah nobel perdamaian merupakan penghargaan internasional tertinggi yang diberikan kepada seseorang atau organisasi karena telah melakukan yang terbaik untuk persahabatan dan perdamaian antarbangsa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




