Trump Tunggu Respons Hamas atas 20 Poin Usulan Perdamaian Gaza
Rabu, 1 Oktober 2025 | 11:28 WIB
Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan memberi waktu 3 hingga 4 hari bagi Hamas untuk menanggapi 20 poin usulan perdamaian Gaza yang ia tawarkan. Trump menegaskan, jika rencana itu ditolak, konsekuensinya akan sangat buruk bagi pihak yang menentangnya.
“Kita akan menunggu 3 hingga 4 hari. Kita lihat nanti,” kata Trump kepada wartawan pada Selasa (30/9/2025), ketika ditanya soal batas waktu tanggapan dari Hamas.
Trump mengklaim, negara-negara Arab dan Muslim telah ikut menandatangani proposal tersebut, bersama Israel.
“Kami tinggal menunggu Hamas. Keputusan ada di tangan mereka, apakah mau melakukannya atau tidak. Namun jika menolak, ini akan menjadi akhir yang buruk,” tegasnya.
Sehari sebelumnya, Trump mengumumkan rencana perdamaian 20 poin dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Rencana itu, antara lain mencakup:
- Pembebasan seluruh sandera Israel dengan imbalan puluhan tahanan Palestina,
- Perlucutan senjata Hamas secara menyeluruh,
- Penarikan bertahap pasukan Israel dari Gaza, serta
- Pembentukan komite Palestina teknokratis dan apolitis untuk memimpin wilayah tersebut.
Trump menekankan, usulan itu dirancang agar memberikan jalan keluar damai setelah konflik panjang antara Israel dan Hamas.
Sejak perang pecah pada Oktober 2023, militer Israel telah menewaskan lebih dari 66.000 warga Palestina, mayoritas perempuan dan anak-anak. Pengeboman tanpa henti membuat Gaza hampir tidak layak huni.
Selain kerusakan besar, wilayah itu kini menghadapi kelaparan serta penyebaran penyakit yang kian memperburuk krisis kemanusiaan.
Usulan perdamaian Gaza dari Trump kini bergantung pada respons Hamas dalam beberapa hari ke depan. Jika diterima, rencana ini berpotensi membuka jalan menuju gencatan senjata dan rekonstruksi Gaza. Namun, jika ditolak, ancaman Trump menimbulkan kekhawatiran akan babak baru eskalasi konflik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




