ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Presiden Ekuador Nyaris Diracun, Diduga Lewat Cokelat dan Selai

Jumat, 24 Oktober 2025 | 18:22 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Presiden Ekuador Daniel Noboa.
Presiden Ekuador Daniel Noboa. (AP/AP)

Quito, Beritasatu.com –  Presiden Ekuador Daniel Noboa mengungkapkan bahwa dirinya nyaris menjadi korban percobaan pembunuhan melalui racun yang dicampurkan ke dalam cokelat dan selai.

Dalam pernyataannya pada Rabu (23/10/2025), Noboa (37 tahun) mengatakan seseorang berusaha meracuninya dengan tiga jenis racun berkonsentrasi tinggi yang diduga sengaja ditambahkan ke makanan tersebut.

“Racun itu tidak mungkin berasal dari produk maupun kemasannya. Itu jelas telah ditambahkan,” ujar Noboa.

ADVERTISEMENT

Ia menegaskan, tim kepresidenan telah memiliki bukti kuat dan badan militer yang bertanggung jawab atas keamanan presiden telah mengajukan laporan resmi ke kejaksaan.

Insiden ini menambah daftar ancaman terhadap Noboa. Sebelumnya, pada awal Oktober 2025, pemerintah mengklaim bahwa mobil iring-iringan presiden berlubang peluru setelah para pengunjuk rasa melempari rombongan dengan batu. Menteri Pertahanan Gian Carlo Loffredo menyebut kejadian itu sebagai percobaan pembunuhan.

Serangkaian serangan tersebut terjadi di tengah gelombang protes nasional terhadap pemotongan subsidi bahan bakar yang menyebabkan harga solar melonjak tajam. Kebijakan ini diambil Noboa untuk menghemat sekitar US$1 miliar anggaran publik, yang sebagian akan dialokasikan untuk memperkuat sektor keamanan.

Namun, sejumlah pengamat menilai bahwa tuduhan upaya peracunan dan serangan bisa menjadi strategi politik untuk menggambarkan para pengunjuk rasa sebagai pihak yang ekstrem dan memperkuat posisi Noboa menjelang referendum 16 November. Referendum itu diharapkan membuka jalan bagi konstitusi baru yang lebih tegas terhadap kejahatan narkoba.

Ekuador, yang dulunya dikenal sebagai negara paling aman di Amerika Latin, kini berubah menjadi pusat transit perdagangan kokain dari Kolombia dan Peru ke berbagai negara di dunia. Akibatnya, angka pembunuhan meningkat tajam, sementara bom mobil, pembunuhan massal, dan kerusuhan penjara semakin sering terjadi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Rencana Pembunuhan Presiden Noboa Terbongkar, Ekuador Siaga Penuh

Rencana Pembunuhan Presiden Noboa Terbongkar, Ekuador Siaga Penuh

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT