ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Presiden Israel ke Australia, Pendukung Palestina Siapkan Demo Besar

Senin, 9 Februari 2026 | 10:47 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Presiden Israel Isaac Herzog (kanan), dan istrinya Michal Herzog mengunjungi Pantai Bondi, tempat terjadinya penembakan massal pada Desember 2025, di Sydney, Senin, 9 Februari 2026.
Presiden Israel Isaac Herzog (kanan), dan istrinya Michal Herzog mengunjungi Pantai Bondi, tempat terjadinya penembakan massal pada Desember 2025, di Sydney, Senin, 9 Februari 2026. (AP/AP)

Sidney, Beritasatu.com – Otoritas keamanan Sydney mengerahkan ribuan personel kepolisian guna mengantisipasi unjuk rasa besar-besaran pro-Palestina yang bertepatan dengan kunjungan Presiden Israel, Isaac Herzog, pada Senin (9/2/2026). Pihak berwenang menetapkan kunjungan diplomatik ini sebagai peristiwa besar dengan pengamanan tingkat tinggi.

Kepolisian New South Wales (NSW) telah mendesak massa untuk berkumpul di taman pusat kota demi alasan keamanan publik. Namun, penyelenggara protes dari Kelompok Aksi Palestina menegaskan tetap akan menggelar aksi di Balai Kota Sydney yang bersejarah.

Dalam operasi ini, polisi dibekali wewenang khusus yang jarang digunakan, seperti hak memisahkan kerumunan, membatasi akses ke area tertentu, hingga melakukan pemeriksaan kendaraan secara intensif.

ADVERTISEMENT

“Kami berharap kami tidak perlu menggunakan kekuasaan apa pun, karena kami telah berkoordinasi sangat erat dengan penyelenggara protes,” ujar Asisten Komisaris Polisi NSW, Peter McKenna, kepada Nine News, Senin (9/2/2026).

McKenna menambahkan bahwa pengerahan sekitar 3.000 personel di kota terbesar Australia tersebut bertujuan murni untuk menjamin keamanan seluruh komunitas.

Presiden Isaac Herzog mengunjungi Australia atas undangan Perdana Menteri Anthony Albanese. Agenda utamanya adalah menemui keluarga korban dan penyintas tragedi penembakan mematikan di Pantai Bondi yang terjadi pada 14 Desember 2025 lalu, bertepatan dengan perayaan Hanukkah.

Alex Ryvchin, Ketua Eksekutif Bersama Dewan Eksekutif Komunitas Yahudi Australia, menyambut baik kedatangan ini. Menurutnya, kunjungan Herzog "akan mengangkat semangat komunitas yang berduka."

Namun, kunjungan ini mendapat penolakan keras dari kelompok pro-Palestina. Kelompok Aksi Palestina bahkan telah mengajukan gugatan hukum terkait pembatasan ruang protes yang diberlakukan otoritas setempat

“Hari protes nasional akan diadakan hari ini, menyerukan penangkapan dan penyelidikan terhadap Isaac Herzog, yang telah dinyatakan oleh Komisi Penyelidikan PBB telah menghasut genosida di Gaza,” tegas Kelompok Aksi Palestina dalam pernyataan resminya.

Gelombang penolakan juga datang dari internal komunitas Yahudi sendiri. Dewan Yahudi Australia merilis surat terbuka yang ditandatangani oleh lebih dari 1.000 akademisi dan tokoh komunitas. Mereka mendesak PM Anthony Albanese untuk mencabut undangan terhadap Herzog dengan alasan situasi kemanusiaan di Gaza.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di pusat kota Sydney dilaporkan masih dalam pengawasan ketat kepolisian, sementara massa mulai bergerak menuju titik-titik konsentrasi unjuk rasa.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT