Pasukan Militer AS Mulai Siapkan Operasi Berminggu-minggu Lawan Iran?
Minggu, 15 Februari 2026 | 14:41 WIB
Washington, Beritasatu.com – Pasukan militer Amerika Serikat (AS) dikabarkan sedang mempersiapkan kemungkinan operasi berkelanjutan selama berminggu-minggu melawan Iran jika Presiden Donald Trump memerintahkan serangan. Informasi ini disampaikan oleh dua pejabat AS kepada Reuters.
Kabar ini mencuat seiring proses diplomasi terkait kesepakatan nuklir antara AS dan Iran yang saat ini masih berjalan. Dua pejabat AS yang tak diungkap identitasnya tersebut menilai potensi konflik kali ini dapat menjadi jauh lebih serius dibandingkan ketegangan antara Iran dan AS sebelumnya, dilansir dari Huffington Post, Minggu (15/2/2026).
Laporan ini tentu mengejutkan, mengingat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Swiss baru saja mengungkap Iran dan AS tengah bersiap akan mengadakan putaran kedua pembicaraan mengenai program nuklir Iran pada Selasa pekan depan di Jenewa, Swiss. Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner disebut akan menjadi delegasi AS dalam pertemuan ini.
Trump beberapa waktu belakangan ini telah meningkatkan kehadiran militer AS di kawasan Timur Tengah, memicu kekhawatiran akan kemungkinan aksi militer baru. Berbicara kepada awak media di Gedung Putih pada Jumat (13/2/2026) waktu setempat, Trump mengonfirmasi kapal induk USS Gerald R Ford akan segera meninggalkan Karibia dan menuju Timur Tengah.
Pengiriman salah satu armada perang besar AS tersebut diambil karena ketegangan antara Iran dan AS masih tinggi. Selain itu, pada hari yang sama Trump juga menyinggung peluang perubahan pemerintahan di Iran. Namun, ia menolak menyebutkan sosok yang diinginkannya untuk memimpin Iran.
"Sepertinya itu akan menjadi hal terbaik yang bisa terjadi,” tandas Trump.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




