ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Lonjakan Taruhan Perang AS-Israel dan Iran Terdeteksi Aplikasi Kripto

Selasa, 24 Maret 2026 | 12:04 WIB
S
S
Penulis: Sukarjito | Editor: JTO
Petugas darurat Bulan Sabit Merah Iran menggunakan buldoser untuk membersihkan puing-puing dari sebuah bangunan tempat tinggal yang terkena serangan gabungan AS-Israel sebelumnya di Teheran, Iran, Senin, 23 Maret 2026
Petugas darurat Bulan Sabit Merah Iran menggunakan buldoser untuk membersihkan puing-puing dari sebuah bangunan tempat tinggal yang terkena serangan gabungan AS-Israel sebelumnya di Teheran, Iran, Senin, 23 Maret 2026 (AP/Vahid Salemi)

New York, Beritasatu.com - Platform prediksi berbasis kripto seperti Polymarket dan Kalshi mulai memperketat aturan internal guna mencegah praktik insider trading, menyusul munculnya pola taruhan mencurigakan yang waktunya berdekatan dengan peristiwa geopolitik besar, termasuk perang Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran.

Langkah ini diambil setelah sejumlah taruhan dinilai terlalu tepat waktu, termasuk terkait konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran hingga operasi terhadap Presiden Venezuela Nicolás Maduro. Pola tersebut memicu kekhawatiran adanya pemanfaatan informasi nonpublik oleh pelaku pasar.

Dilansir dari The Guardian, Senin (23/3/2026), dalam salah satu kasus terbaru, delapan akun baru di Polymarket dilaporkan memasang taruhan hampir US$ 70.000 terkait kemungkinan gencatan senjata Iran. Taruhan itu dilakukan sesaat sebelum pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai upaya meredakan konflik.

ADVERTISEMENT

Jika prediksi tersebut terbukti, potensi keuntungan dari taruhan itu diperkirakan mencapai sekitar US$ 820.000. Waktu transaksi yang sangat berdekatan dengan pernyataan resmi menjadi sorotan utama para analis.

Pola serupa juga terjadi sebelumnya, termasuk taruhan yang muncul menjelang serangan militer AS dan Israel ke Iran pada Februari lalu. Sejumlah akun dilaporkan meraup keuntungan besar setelah memprediksi peristiwa tersebut secara akurat.

CBS News melaporkan kasus lain menunjukkan seorang trader anonim memperoleh lebih dari US$ 400.000 dari taruhan terkait lengsernya Nicolás Maduro, yang terjadi tak lama sebelum operasi militer diumumkan.

Fenomena ini memicu kekhawatiran luas di kalangan regulator dan pelaku industri. Para ahli menilai pola taruhan yang terkoordinasi, penggunaan akun anonim, serta waktu transaksi yang sangat presisi menjadi indikasi kuat adanya potensi insider trading.

Sebagai respons, Polymarket dan Kalshi mulai memperketat pengawasan serta aturan partisipasi. Kalshi, misalnya, memperluas pembatasan terhadap pihak-pihak yang memiliki pengaruh langsung terhadap suatu peristiwa, seperti politisi atau pelaku industri terkait, untuk mencegah konflik kepentingan.

Selain itu, platform juga meningkatkan sistem pemantauan transaksi secara real-time serta memperketat proses verifikasi pengguna untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan lebih dini.

Langkah ini mencerminkan meningkatnya tekanan terhadap industri prediction market yang tengah berkembang pesat. Pada sisi lain, regulator dan pembuat kebijakan mulai mendorong aturan lebih ketat guna menjaga transparansi dan kredibilitas pasar.

Pengamat menilai, tanpa pengawasan yang memadai, platform semacam ini berisiko dimanfaatkan untuk memperoleh keuntungan dari informasi sensitif, sekaligus menimbulkan persoalan etika dalam perdagangan berbasis peristiwa global.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kesepakatan Damai AS-Iran Bawa Harapan Baru bagi Ekonomi Indonesia

Kesepakatan Damai AS-Iran Bawa Harapan Baru bagi Ekonomi Indonesia

LIFESTYLE
Trump Ancam Serang Iran Lagi jika Kesepakatan Nuklir Gagal

Trump Ancam Serang Iran Lagi jika Kesepakatan Nuklir Gagal

INTERNASIONAL
Donald Trump Klaim AS-Iran Siap Berdamai, Benarkah?

Donald Trump Klaim AS-Iran Siap Berdamai, Benarkah?

INTERNASIONAL
Naskah Perjanjian Damai AS-Iran Rampung, Pakistan Klaim Tinggal Teken

Naskah Perjanjian Damai AS-Iran Rampung, Pakistan Klaim Tinggal Teken

INTERNASIONAL
Trump Tunda Operasi Rahasia AS untuk Rebut Uranium Iran

Trump Tunda Operasi Rahasia AS untuk Rebut Uranium Iran

INTERNASIONAL
Iran Klaim Trump Sepakat Lepas Aset Beku Senilai Rp 428 Triliun

Iran Klaim Trump Sepakat Lepas Aset Beku Senilai Rp 428 Triliun

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon