ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

8 Tahun Menghilang, Info Baru Ini Mungkin Ungkap Keberadaan Pesawat MH370

Rabu, 23 Februari 2022 | 16:14 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Potongan pesawat diduga bagian dari MH370 ditemukan di pantai Pulau Reunion, Rabu 29 Juli 2015.
Potongan pesawat diduga bagian dari MH370 ditemukan di pantai Pulau Reunion, Rabu 29 Juli 2015. (AFP/Yannick Pitonyannick/Yannick Pitonyannick)

Sydney, Beritasatu.com - Seorang pensiunan insinyur kedirgantaraan yakin dia telah menemukan keberadaan Malaysia Airlines Penerbangan 370 (MH370), pesawat penumpang dari Malaysia yang menghilang misterius hampir delapan tahun lalu, setelah melakukan penyelidikan tidak resmi. Temuannya telah menyebabkan Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB) memerintahkan peninjauan data pencarian.

Penerbangan Malaysian Airlines mengejutkan dunia ketika secara misterius "menghilang," bersama dengan 239 orang di dalamnya (227 penumpang dan 12 awak), saat melakukan perjalanan ke Beijing dari Kuala Lumpur pada 8 Maret 2014.

Upaya global untuk menemukan pesawat Boeing 777-200ER dimulai di Teluk Thailand dan Laut China Selatan sebelum akhirnya meluas ke Selat Malaka dan Laut Andaman. Pencarian selama empat tahun, yang akhirnya dikenal sebagai pencarian penerbangan paling mahal dalam sejarah dengan biaya US$ 200 juta, tidak menghasilkan temuan puing-puing dari penerbangan yang hancur itu.

Baca Juga: Pencarian MH370 Dihentikan, Malaysia Janji Ungkap Hasil Investigasi

ADVERTISEMENT

Menurut pensiunan insinyur dan fisikawan kedirgantaraan Inggris Richard Godfrey, penerbangan 370 bisa saja jatuh ke laut sekitar 1.200 mil (1.933 kilometer) barat Perth, Australia, dan sekitar 13.123 kaki (4.000 meter) di bawah air di daerah yang dikenal sebagai " busur ketujuh."

Godfrey menentukan tujuan akhir pesawat dengan menggunakan analisis Weak Signal Propagation Reporter untuk memantau gangguan frekuensi radio yang dibuat pesawat di seluruh dunia.

Dia menunjukkan pola tidak beraturan yang dibuat pesawat sepanjang perjalanannya, seperti putaran 360 derajat yang dibuatnya di atas lautan.

Dalam sebuah wawancara dengan "60 Minutes Australia" pada hari Minggu, Godfrey berkata, "Semua orang berasumsi sampai sekarang ada jalan lurus, bahkan mungkin dengan autopilot. Saya percaya ada pilot aktif untuk seluruh penerbangan."

Godfrey mengatakan, perilaku pesawat seperti itu menunjukkan pilot Zaharie Ahmad Shah tampaknya telah menyebabkan pesawat keluar jalur dengan sengaja, dan mendukung teori tentang dugaan keterlibatan pilot dalam kecelakaan itu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pencarian Korban Pesawat ATR di Gunung Bulusaraung Terkendala Cuaca

Pencarian Korban Pesawat ATR di Gunung Bulusaraung Terkendala Cuaca

SULAWESI SELATAN
Misteri Segitiga Bermuda: Fakta Ilmiah di Balik Kapal-Pesawat Hilang

Misteri Segitiga Bermuda: Fakta Ilmiah di Balik Kapal-Pesawat Hilang

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT