ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ini Kronologi SMAN 1 Depok Anulir Penerimaan 21 Calon Siswa yang Manipulasi Nilai Rapor

Jumat, 19 Juli 2024 | 16:16 WIB
ZS
H
Penulis: Zikrullah Shubhy | Editor: HE
SMAN 1 Depok
SMAN 1 Depok (Beritasatu.com/Zikrullah Shubhy)

Depok, Beritasatu.com - SMAN 1 Depok merupakan sekolah yang paling banyak membatalkan calon peserta didik (CPD) dari SMPN 19 Depok yang melakukan manipulasi nilai rapor menjadi lebih tinggi. Dari 51 CPD yang dibatalkan masuk SMA negeri di Depok, di SMAN 1 Depok jumlahnya mencapai 21 CPD.

Humas SMAN 1 Depok, Teguh menyampaikan, kecurangan tersebut terungkap setelah menerima surat keberatan dari salah satu orang tua murid atas dugaan kecurangan dari 21 CPD yang mendaftar pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahap kedua melalui jalur prestasi.

Pihak sekolah pada awalnya tidak menemukan adanya kejanggalan. Namun, investigasi lebih lanjut yang dilakukan bersama Disdik Provinsi Jawa Barat dan tim inspektorat kemudian menemukan indikasi kecurangan dalam nilai rapor siswa SMPN 1 Depok.

“Awalnya, data yang diberikan oleh sekolah terlihat sesuai dengan yang didaftarkan saat PPDB. Namun, setelah investigasi lebih lanjut, ditemukan perbedaan antara nilai yang disampaikan kepada kami sebagai tim PPDB dengan yang ada di Data Pokok Pendidikan,” ujar Teguh saat ditemui di SMAN 1 Depok, Jumat (19/7/2024).

ADVERTISEMENT

Untuk mengisi kekosongan 21 kuota tersebut, SMAN 1 Depok mengikuti proses mekanisme yang dikeluarkan oleh Disdik Jawa Barat.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Pendidikan Jawa Barat (Jabar) telah membatalkan penerimaan 51 CPD di sejumlah SMAN Kota Depok pada PPDB tahap kedua melalui jalur prestasi. Dalam kasus ini, nilai rapor diubah menjadi lebih tinggi dari nilai sebenarnya yang dilakukan oleh pihak SMP.

Sebanyak 51 CPD yang dibatalkan terdapat pada delapan satuan pendidikan di Kota Depok, yaitu SMAN 1 (21 CPD), SMAN 2 (satu CPD), SMAN 3 (lima CPD), SMAN 4 (satu CPD), SMAN 5 (empat CPD), SMAN 6 (delapan CPD), SMAN 12 (lima CPD), dan SMAN 14 (dua CPD).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon