ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Siswa SD Korban Perundungan Kakak Kelas di Subang Meninggal Dunia

Senin, 25 November 2024 | 21:27 WIB
ES
IC
Penulis: Elan Suherlan | Editor: CAH
Seorang siswa SD Jayamukti di Kecamatan Blanakan, Subang, Jawa Barat bernama Albi Ruffi Ozara (9), yang menjadi korban perundungan meninggal dunia setelah lima hari dirawat di ruang PICU RSUD Subang, Senin 25 November 2024.
Seorang siswa SD Jayamukti di Kecamatan Blanakan, Subang, Jawa Barat bernama Albi Ruffi Ozara (9), yang menjadi korban perundungan meninggal dunia setelah lima hari dirawat di ruang PICU RSUD Subang, Senin 25 November 2024. (Beritasatu.com/Elan Suherlan)

Subang, Beritasatu.com - Seorang siswa SD Jayamukti di Kecamatan Blanakan, Subang, Jawa Barat bernama Albi Ruffi Ozara (9), yang menjadi korban perundungan meninggal dunia setelah lima hari dirawat di ruang PICU RSUD Subang, Senin (25/11/2024). Albi diduga menjadi korban penganiayaan atau bullying oleh kakak kelasnya.

Korban mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 16.10 WIB di ruang PICU anak. Jenazahnya kemudian dibawa ke ruang jenazah RSUD Subang sebelum direncanakan untuk diautopsi di RS Bhayangkara Polri Losarang, Indramayu, guna memastikan penyebab kematiannya.

Pj Bupati Subang Imran, turut hadir di RSUD Subang untuk melihat langsung jenazah korban. Imran menegaskan akan memberikan sanksi dengan menonaktifkan kepala sekolah jika terbukti melakukan kesalahan.

ADVERTISEMENT

"Sebelumnya saya sudah menyosialisasikan kepada seluruh sekolah, bahwa di Subang jangan ada terjadi aksi perundungan atau bullying. Seandainya itu terjadi saya akan memberikan sanksi berupa pemecatan atau mengeluarkan siswa yang melakukan aksi tersebut, " ujar Imran kepada sejumlah awak media di RSUD Subang.

Kasatreskrim Polres Subang, AKP Gilang Indra Friyana Rahmat, mengonfirmasi bahwa siswa kelas 3 SD tersebut meninggal dunia akibat dugaan kekerasan atau perundungan oleh kakak kelas.

"Korban meninggal dunia sekitar pukul 16.10 WIB. Jenazah akan dibawa ke RS Bhayangkara Indramayu untuk diautopsi guna memastikan penyebab kematian sekaligus mendukung proses penyelidikan kasus ini," ujar Kasat Reskrim Polres Subang, AKP Gilang, Indra Friyana Rahmat.

Ia juga menyampaikan bahwa penyidikan kasus ini masih terus berjalan. "Kami telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pihak keluarga, teman korban, dan pihak sekolah. Hasil autopsi akan menjadi dasar dalam menentukan penyebab kematian korban," tambahnya.

Sebelumnya, Albi sempat mengalami sakit kepala berat dan muntah-muntah hingga koma setelah mengalami perundungan. Menurut keterangan keluarga, sebelum kondisinya memburuk, Albi sempat mengaku sering dipukuli oleh kakak kelasnya, yang merupakan kelas 4 dan kelas 5.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Siswi SMP di Surabaya Dirudung hingga Depresi, Orang Tua Lapor Polisi

Siswi SMP di Surabaya Dirudung hingga Depresi, Orang Tua Lapor Polisi

JAWA TIMUR
Anak Influencer Jadi Korban Perundungan dan Pelecehan Seksual

Anak Influencer Jadi Korban Perundungan dan Pelecehan Seksual

LIFESTYLE
Marak Kasus Perundungan di Jakarta, Tania Nadira: Stop Bullying

Marak Kasus Perundungan di Jakarta, Tania Nadira: Stop Bullying

NASIONAL
Marak Aksi Bullying, SMAN 43 Jakarta Terapkan Sistem Antikekerasan

Marak Aksi Bullying, SMAN 43 Jakarta Terapkan Sistem Antikekerasan

JAKARTA
Siswa SD di Pekanbaru Tewas Diduga Di-bully oleh Teman Kelasnya

Siswa SD di Pekanbaru Tewas Diduga Di-bully oleh Teman Kelasnya

NUSANTARA
Kapolres Metro Tangerang Kota Serukan Gerakan Bersama Stop Bullying

Kapolres Metro Tangerang Kota Serukan Gerakan Bersama Stop Bullying

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT