Drama Dugaan Penculikan di Cirebon, Pelaku Nyaris Dihakimi Massa
Rabu, 27 Agustus 2025 | 18:16 WIB
Cirebon, Beritasatu.com - Warga Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, digegerkan dengan dugaan penculikan anak pada Senin (25/8/2025) malam. Bocah yang tengah bermain di depan rumahnya tiba-tiba menghilang sekitar pukul 21.00 WIB.
Rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria membawa anak tersebut dengan sepeda. Warga yang mengenali pelaku, S (52), mendatangi rumahnya dan menemukan korban di dalam rumah pelaku. Anak itu langsung dibawa pulang oleh keluarga.
"Saat ini korban mengeluh sakit di bagian perut bawah setibanya di rumah, sehingga disarankan diperiksa ke rumah sakit, tetapi belum sempat dilakukan karena anak sudah tertidur,” ujar Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, Rabu (27/8/2025).
Sumarni melanjutkan, peristiwa bermula ketika korban sedang main didepan rumahnya, sedangkan kedua orang tuanya berada di dalam rumah. Saat itu, ibunya mencari keberadaan korban yang awalnya sedang main di depan rumah, namun tidak menemukannya kemudian bertanya kepada suaminya untuk mencarinya.
"Akan tetapi tidak juga mengetahui keberadaan korban, mengetahui anaknya tidak ada ada kedua saksi mencari di sekitar perumahan dan tetap tidak berhasil menemukan korban. Kemudian didapat petunjuk rekaman CCTV bahwa korban dibawa pelaku menggunakan sepeda," katanya.
Kabar dugaan penculikan cepat menyebar, memicu kemarahan warga. Massa sempat melempari aparat dengan batu ketika S diamankan. Beruntung, polisi berhasil membawa pelaku ke Mapolresta Cirebon sebelum terjadi aksi main hakim sendiri.
Dalam pemeriksaan awal, S membantah menculik anak tersebut. Ia mengaku menemukan korban sendirian di pinggir jalan Pantura dan membawanya untuk berziarah ke makam ibunya. Setelah itu, korban dibawa ke rumah pelaku, dimandikan, diganti pakaian, bahkan sempat dibuatkan mie instan. S juga meminta pemilik warung mengunggah foto korban ke Facebook agar orang tua segera menemukannya.
Polisi kini masih menyelidiki kasus ini untuk memastikan apakah benar terjadi penculikan atau ada motif lain di balik tindakan S.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




