Arus Balik Nataru Mulai Padat, Ribuan Penumpang Penuhi Stasiun Cirebon
Sabtu, 3 Januari 2026 | 18:44 WIB
Cirebon, Beritasatu.com — Pergerakan arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 mulai terasa di Kota Cirebon. Ribuan calon penumpang kereta api terlihat memenui Stasiun Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (3/1/2026).
Kepadatan penumpang terjadi sejak siang hingga sore hari. Mayoritas penumpang tercatat memiliki tujuan ke Jakarta serta sejumlah kota besar lainnya. Kondisi ini menandai awal peningkatan arus balik Nataru yang diperkirakan terus bertambah hingga akhir pekan.
Sejumlah penumpang memilih kembali lebih awal untuk menghindari kepadatan pada puncak arus balik. Selain itu, kembalinya aktivitas kerja secara normal pada Senin (5/1/2026) mendatang menjadi pertimbangan utama mempercepat jadwal perjalanan.
Eka, salah seorang penumpang tujuan Jakarta, mengaku sengaja berangkat lebih awal agar perjalanan terasa lebih nyaman.
“Saya memilih pulang hari ini supaya tidak terlalu padat, apalagi Senin sudah mulai bekerja lagi,” ujarnya.
Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, sekitar 8.000 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Cirebon pada Sabtu ini. Jumlah tersebut masih berpotensi meningkat seiring mendekati puncak arus balik.
Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan, lonjakan penumpang pada periode arus balik Nataru tahun ini terbilang cukup tinggi dibandingkan hari normal.
“Kami memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada Minggu, karena Senin aktivitas masyarakat sudah kembali berjalan normal,” katanya.
PT KAI Daop 3 Cirebon mengimbau para calon penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun, memastikan jadwal keberangkatan, serta mematuhi seluruh ketentuan perjalanan demi kelancaran dan kenyamanan bersama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




