Jabar Berpotensi Hujan Disertai Petir-Angin Kencang hingga 22 Februari
Selasa, 17 Februari 2026 | 15:39 WIB
Bandung, Beritasatu.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai kilat petir dan angin kencang di wilayah Jawa Barat dalam sepekan ke depan dari 17 hingga 22 Februari 2026.
Kepala BMKG Stasiun Bandung Teguh Rahayu mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi oleh beberapa fenomena dinamika atmosfer di antaranya, yakni pada skala global indeks Enso di wilayah Nino 3.4.
“Diperkirakan pada satu pekan ke depan umumnya cuaca berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang antara siang sore dan malam hari,” kata Teguh di Bandung dikutip dari Antara, Selasa (17/2/2026).
Oleh karena itu, ia meminta masyarakat khususnya di wilayah Jabar untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Teguh menjelaskan kondisi labilitas atmosfer yang berada pada kategori labil ringan hingga kuat juga turut mengindikasikan adanya peluang pertumbuhan awan konvektif pemicu cuaca ekstrem.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat pada sejumlah wilayah Jabar.
Teguh mengatakan pihaknya juga mengeluarkan beberapa rekomendasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah terkait potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan memperbarui informasi cuaca resmi dari BMKG. Pahami potensi bencana di lingkungan sekitar dan segera lakukan langkah pengurangan risiko,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengatakan dalam menghadapi masa peralihan musim kemarau ke musim hujan tahun ini, masyarakat diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, dan kilat yang mungkin terjadi secara tiba-tiba.
“Masyarakat diharapkan mengenali potensi bencana di lingkungannya dan mulai memahami cara mengurangi resiko bencana tersebut, misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan, bergotong royong menjaga kebersihan dan menata lingkungan sekitarnya,” katanya.
Dengan adanya dinamika tersebut, BMKG memprakirakan akan ada hujan sangat lebat disertai kilat hingga petir sampai 22 Februari 2026.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




