Hilal Tidak Terlihat di Observatorium Albiruni Unisba
Selasa, 17 Februari 2026 | 19:20 WIB
Bandung, Beritasatu.com - Observatorium Albiruni Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung (Unisba) menggelar pantauan hilal jatuhnya 1 Ramadan 1447 H menggunakan sebanyak lima teropong, Selasa (17/2/2026) petang.
Hasil pemantuanan hilal 1 Ramadan 1447 Hijriah tidak terlihat dan akan langsung disampaikan kepada sidang isbat di Jakarta.
Menurut Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Mohamad Ali Abdul Latief mengatakan, hasil pemantuan disejumlah daerah di Jawa Barat bahwa hilal tidak terlihat.
"Memastikan pukul 18.17 WIB atau Magrib sore ini, kita memastikan hilal tidak terlihat,"ujarnya.
Ia menjelaskan, hilal dalam posisi minus 2 derajat 24 menit hingga tadi 0 derajat, sehingga hilal tidak terlihat ini akan disampaikan langsung ke sidang isbat.
"Di Jawa Barat lokasi semuanya sama tidak terlihat, baik itu Banjar, Pangandaran, Subang dan juga di Sukabumi semuanya tidak terlihat," ungkapnya.
Mohamad Ali menambahkan, bahwasanya dengan tidak terlihatnya hilal maka awal ramadan 2026 akan jatuh pada Kamis (19/2/2026).
"Dengan ini maka 1 Ramadan 1447 H kemungkinan akan jatuh pada Kamis (19/2/2026), untuk kepastiannya menunggu sidang isbat," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




