Kebakaran SPBE Cimuning Berhasil Padam, Pertamina: Pasokan LPG Aman
Kamis, 2 April 2026 | 11:50 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi di stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) milik PT Indogas Andalan Kita di Cimuning, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga Susanto August Satria mengatakan, pihaknya bersama pengelola SPBE langsung berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran setempat untuk melakukan penanganan cepat.
Api akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran dari Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi pada Kamis (2/4/2026) dini hari. Pertamina juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak dalam proses penanganan insiden tersebut.
"Pertamina Patra Niaga Regional JBB menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja cepat dan sinergi tim pemadam kebakaran Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi dalam mengatasi insiden serta dukungan TNI dan Polri dalam mengamankan perimeter lokasi sehingga penanganan dapat berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan dampak lanjutan," ucapnya dalam keterangan resmi, Kamis (2/4/2026).
Saat ini, fokus penanganan diarahkan pada langkah pascakejadian, termasuk memastikan keselamatan masyarakat sekitar serta penanganan korban terdampak dan pekerja SPBE.
Terkait penyebab insiden, pihak Pertamina menyatakan masih melakukan investigasi lebih lanjut bersama aparat berwenang.
Untuk menjamin distribusi energi tetap berjalan, Pertamina memastikan pasokan LPG kepada masyarakat tidak terganggu. Perusahaan telah menyiapkan skema regular alternative emergency (RAE) dengan dukungan suplai dari SPBE terdekat, yakni SPBE PT Kenrope Sarana Pratama, SPBE PT Pacific Sumber Segara, dan SPBE PT Dharma Wira Sentosa.
Selain itu, Pertamina juga meminta pihak SPBE untuk memberikan penanganan terbaik kepada korban terdampak serta memastikan seluruh keluhan masyarakat ditangani secara optimal. Data jumlah korban saat ini masih dalam proses pendataan.
Pertamina turut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panic buying atas kejadian ini, karena telah disediakan titik suplai pengganti SPBE untuk tetap melayani masyarakat,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




