Warga Ambarawa Kaget Tagihan PBB Naik 400 Persen pada 2025
Senin, 18 Agustus 2025 | 16:48 WIB
Semarang, Beritasatu.com - Warga Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, dibuat kaget setelah menerima surat pemberitahuan pajak bumi dan bangunan (PBB) 2025. Pasalnya, nilai PBB yang harus dibayar melonjak lebih dari 400 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Salah satunya dialami Tukimah (69), warga Baran Kauman, Ambarawa. Ia mengaku terkejut karena tagihan PBB rumahnya yang semula Rp 161.000 pada 2024, kini membengkak hingga Rp 872.000.
“Terus terang saat menerima surat PBB dan melihat angkanya kok naik banyak. Saya kaget dan merasa keberatan. Soal PBB sudah diurus anak saya tetapi belum tahu hasilnya,” kata Tukimah, Senin (18/8/2025).
Rumah yang ditempati Tukimah merupakan rumah keluarga turun-temurun. Di bagian belakang terdapat beberapa ruang, bahkan salah satunya sudah dijual.
Menanggapi hal itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang, Rudibdo, menjelaskan kenaikan tersebut akibat penilaian ulang objek pajak, terutama pada bidang tanah yang mengalami perubahan fungsi.
“Lahan milik Bu Tukimah berada di jalan utama akses pariwisata dan jalan provinsi, masuk klaster kedua setelah jalan nasional, dengan luas lebih dari 1.000 meter,” ujar Rudibdo.
Menurutnya, awalnya lahan tersebut hanya memiliki satu bangunan rumah, tetapi kini terdapat tiga bangunan yang dihuni tiga kepala keluarga. Pada perhitungan sebelumnya, tagihan PBB masih digabung sehingga nilainya lebih kecil.
Penetapan pajak didasarkan pada harga transaksi riil di lingkungan sekitar, serta verifikasi lapangan oleh petugas. Penghitungan ulang juga menggunakan zona nilai tanah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Bagi wajib pajak yang keberatan, kata Rudibdo, dapat mengajukan permohonan keringanan kepada bupati Semarang untuk ditindaklanjuti.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




