ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Patroli Gabungan Dikerahkan Jaga Keamanan Kota Tegal

Senin, 1 September 2025 | 10:45 WIB
IL
JS
Penulis: Iqbal Riyanda Latief | Editor: JJS
Patroli Gabungan dikerahkan untuk mengamankan Kota Tegal setelah terjadi kerusuhan.
Patroli Gabungan dikerahkan untuk mengamankan Kota Tegal setelah terjadi kerusuhan. (Beritasatu.com/Istimewa)

Tegal, Beritasatu.com - Suasana di Kota Tegal mulai terkendali setelah kerusuhan yang sempat mengguncang wilayah tersebut. Namun, kewaspadaan tetap tinggi. Halaman Mapolres Tegal Kota berubah menjadi pusat kesiapsiagaan.

Deretan pasukan gabungan dari TNI, Polri, Pemerintah Kota (Pemkot), hingga organisasi masyarakat (ormas) tampak berdiri rapi dalam apel malam yang luar biasa.

Apel besar ini bukan sekadar seremoni. Ia menjadi simbol kuat solidaritas lintas sektor dalam menjaga keamanan pasca kerusuhan yang menyebabkan kerusakan fasilitas publik dan mengganggu ketenangan warga.

ADVERTISEMENT

Kapolres Tegal Kota AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menekankan, pentingnya kerja sama seluruh elemen untuk menjaga stabilitas dan mencegah gangguan keamanan lanjutan.

“Apel ini merupakan bentuk kesiapsiagaan kita bersama. Aksi massa sebelumnya telah merusak berbagai fasilitas. Kini saatnya kita tunjukkan bahwa Tegal tidak gentar,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama kepada wartawan, Minggu (31/8/2025).

Patroli skala besar digelar secara rutin. Tidak hanya difokuskan di fasilitas vital seperti kantor pemerintahan dan markas aparat, patroli juga menyasar permukiman warga, ruang publik, hingga jalan-jalan utama kota.

“Kita bersinergi. TNI, Polri, Pemkot, ormas, hingga masyarakat semua bergerak. Tujuannya satu: masyarakat merasa aman dan bisa beraktivitas normal,” lanjutnya.

Meski bertindak tegas, Kapolres mengingatkan seluruh aparat untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis. Ia menegaskan, setiap tindakan pemeriksaan harus dilakukan secara profesional dan menghindari sikap provokatif.

“Jika ada aktivitas atau barang mencurigakan, maka periksa secara tegas tetapi tetap santun. Jangan sampai justru memicu konfrontasi baru,” katanya.

Uniknya, patroli malam juga dilengkapi dengan pengeras suara yang digunakan untuk menyapa warga dan menyampaikan pesan-pesan keamanan. Ini dilakukan bukan untuk menakuti, tetapi untuk menumbuhkan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.

“Kehadiran aparat bukan untuk menekan, melainkan menjaga. Kami ingin masyarakat kembali tenang dan yakin bahwa situasi sudah terkendali,” tegasnya.

Patroli malam itu menjadi sinyal tegas bahwa negara hadir dan tidak akan membiarkan Kota Tegal terganggu oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kebersamaan TNI, Polri, Pemkot, ormas, dan masyarakat adalah fondasi kokoh dalam menjaga kedamaian.

Dengan kekuatan yang solid, harapan baru muncul bahwa Tegal aman, damai, dan kembali pulih dari luka kerusuhan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT