Kronologi Ledakan Petasan yang Merusak Rumah dan Lukai Bocah
Senin, 16 Februari 2026 | 07:37 WIB
Purwodadi, Beritasatu.com - Detik-detik ledakan petasan di Dukuh Sanggeh, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Grobogan, Jawa Tengah terekam video warga. Insiden tejadi pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Ledakan dahsyat mengguncang permukiman warga ini membuat orang-orang berhamburan keluar rumah.
Ledakan itu ternyata berasal dari teras rumah warga yang dijadikan tempat meracik bubuk petasan oleh tiga bocah. Mereka disebut tengah asyik mengaduk bahan peledak yang dibeli dari toko online, tanpa pengawasan orang dewasa.
Menurut Kepala Dusun Sanggeh Arjuna Yoga, detik-detik sebelum ledakan, ketiga anak, yakni Rosid, Abel, dan Syafi, duduk di teras sambil mencampur bahan petasan sekitar dua kilogram.
“Saat mereka mengaduk bubuk petasan, tiba-tiba meledak keras. Warga kaget karena suaranya seperti bom,” kata Arjuna.
Ledakan itu menghantam teras rumah hingga membentuk cekungan sedalam 30 sentimeter, genting beterbangan, plafon ambruk, dan serpihan bangunan berhamburan ke jalan. Warga yang mendengar suara menggelegar langsung lari ke lokasi, mendapati dua bocah tergeletak kesakitan.
Pemilik rumah, Srini, mengaku sedang di ladang saat kejadian dan dirinya kaget mendengar suara ledakan tersebut.
“Saya lagi di kebun, di rumah cuma anak saya. Teman-temannya datang main petasan di teras. Tahu-tahu sudah meledak,” ujarnya dengan suara gemetar.
Dua anak mengalami luka parah pada bagian kaki dan wajah, satu di antaranya bahkan mengeluarkan darah dari hidung. Mereka langsung dilarikan ke puskesmas, sebelum satu korban dirujuk ke Rumah Sakit Islam Grobogan karena kondisinya cukup serius.
Tak hanya melukai anak-anak, ledakan juga merusak kendaraan warga. Satu sepeda motor ringsek bodinya, sementara sebuah mobil pecah kaca depan dan dasbornya rusak terkena serpihan material ledakan.
Anggota Polres Grobogan langsung memasang garis polisi dan melakukan olah TKP. Petugas kini menyelidiki asal-usul bahan petasan yang dibeli secara daring serta kemungkinan pelanggaran hukum yang terjadi.
Polisi mengingatkan orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anak, terutama menjelang Ramadhan dan Lebaran, saat permainan petasan mulai marak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




