ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

15.000 Jenang Ludes di Festival Jenang Solo

Selasa, 17 Februari 2026 | 19:30 WIB
WP
AD
Penulis: Wijayanti Putri | Editor: AD
Ribuan jenang ludes dibagi-bagikan kepada warga di Festival Jenang Solo 2026 yang digelar di Koridor Ngarsopuro, Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa, 17 Februari 2026
Ribuan jenang ludes dibagi-bagikan kepada warga di Festival Jenang Solo 2026 yang digelar di Koridor Ngarsopuro, Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa, 17 Februari 2026 (Beritasatu.com/Wijayanti Putri)

Solo, Beritasatu.com - Sebanyak 15.000 porsi jenang berbagai jenis ludes dibagikan kepada warga dalam hitungan menit pada Festival Jenang Solo 2026 di Koridor Ngarsopuro, Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (17/2/2026).

Festival Jenang menjadi bagian dari puncak peringatan Hari Jadi ke-281 Kota Solo yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Ribuan porsi jenang yang dibagikan terdiri dari aneka rasa, mulai dari jenang manis, seperti jenang sumsum, grendul, pati, dan mutiara, hingga jenang gurih seperti jenang tumpang.

ADVERTISEMENT

Acara ini selalu menjadi magnet bagi masyarakat. Sejak pukul 07.00 WIB, warga sudah memadati lokasi meski kegiatan baru dimulai sekitar pukul 08.30 WIB.

Saat pembagian dimulai, pengunjung langsung memadati 130 stan yang tersedia. Sejumlah warga bahkan membawa wadah makanan sendiri untuk menampung jenang yang dibagikan.

Dwi, warga Banjarsari, mengaku sengaja membawa tempat makan dari rumah.

“Buat jaga-jaga kalau tidak ada wadah biar jenangnya bisa dibawa pulang, tetapi tadi sudah banyak yang dikemas pakai thinwall jadi tinggal ambil. Lumayan dapat jenang grendul, mutiara, ketan hitam sama yang langka jenang abang,” tuturnya.

Management Manager Festival Jenang Solo, Heru Mataya, mengatakan tema tahun ini adalah “Nirmala Nusantara” dengan peluncuran Jenang Nirmala sebagai sajian baru.

“Festival Jenang Solo yang 2026 ini menarik karena temanya adalah Nirmala Nusantara dan ada jenang baru yang kita perkenalkan di momen ini, yakni Jenang Nirmala yang memiliki filosofi untuk menolak bala, menolak bencana. Harapan kita di tahun 2026 ini Nusantara akan sejahtera, tanpa bencana dan menjadi Indonesia yang cerah,” ujarnya.

Sebanyak 130 stan yang berpartisipasi berasal dari kelurahan, kecamatan, dinas, instansi pemerintah, perusahaan swasta, hingga organisasi di Kota Solo.

“Total jenang yang dibagikan di masing-masing stan plus Jenang Nirmala yang dibagikan sekitar 15.000 pax jenang,” kata Heru.

Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, menyebut Festival Jenang merupakan tradisi tahunan seusai upacara Hari Jadi Kota Solo di Stadion Sriwedari.

“Kenapa jenang, karena jenang ini kalau di kebudayaan Jawa dipercaya untuk bagaimana kita memohon keselamatan, memanjatkan doa dan jenang itu lengket yang memiliki makna bagaimana masyarakat Solo bisa tetap guyup, rukun dan bisa adem ayem sak lawase (selamanya),” ucapnya.

Astrid juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir. Ia menambahkan, perayaan tahun ini bertepatan dengan Tahun Baru Imlek.

“Kepada seluruh masyarakat Tionghoa yang merayakan kami juga menyampaikan selamat tahun baru Imlek, sukses dan bahagia untuk kita semuanya,” pungkasnya.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT