Kronologi Kapal Tongkang Tabrak Rumah Warga Pesisir Demak
Sabtu, 7 Maret 2026 | 21:44 WIB
Demak, Beritasatu.com - Sebuah kapal tongkang yang terlepas di perairan pesisir Pantai Utara Kabupaten Demak hanyut terbawa arus hingga menabrak kawasan permukiman warga di Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Sabtu (7/3/2026).
Peristiwa tersebut diduga dipicu cuaca buruk disertai gelombang tinggi yang melanda perairan Demak dalam beberapa hari terakhir. Kapal berukuran besar itu bergerak tanpa kendali menuju daratan dan memicu kepanikan warga yang tinggal di kawasan pesisir.
Detik-detik tongkang mendekati permukiman sempat direkam warga menggunakan telepon genggam. Dalam video yang beredar, badan kapal terlihat perlahan mendekati rumah warga sebelum akhirnya menghantam bangunan di bibir pantai.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Warga diketahui telah lebih dahulu mengungsi sejak Jumat (6/3/2026) malam setelah melihat kapal tongkang yang terombang-ambing semakin mendekati kawasan permukiman.
Camat Sayung Sukarman mengatakan warga memilih meninggalkan rumah untuk menghindari kemungkinan terburuk.
“Warga Dukuh Tambaksari mengungsi di masjid untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” ujar Sukarman, Sabtu (7/3/2026).
Menurutnya, belasan warga membawa barang penting seperti pakaian dan selimut sebelum berkumpul di Masjid Tambaksari yang dijadikan tempat pengungsian sementara.
Ia menilai langkah warga mengungsi lebih awal menjadi keputusan tepat karena pada Sabtu pagi tongkang tersebut benar-benar menghantam kawasan permukiman di tepi pantai.
Sebelum menabrak rumah warga, tongkang tersebut lebih dulu menghantam jembatan yang menjadi akses menuju kawasan wisata religi Makam Syekh Mudzakir pada Jumat (6/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Benturan tersebut mengakibatkan jembatan mengalami kerusakan sehingga akses warga maupun peziarah menuju lokasi makam terganggu.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa Bedono Muham Faiz membenarkan adanya kerusakan pada jembatan akibat tabrakan kapal tongkang tersebut.
“Benar, ada kapal tongkang yang menabrak jembatan menuju Makam Syekh Mudzakir,” kata Faiz.
Data sementara mencatat sebanyak 12 kepala keluarga atau sekitar 45 jiwa mengungsi akibat kejadian tersebut. Hingga kini pihak terkait masih melakukan peninjauan di lokasi untuk memastikan tingkat kerusakan serta menyiapkan langkah penanganan.
Warga berharap kapal tongkang yang terdampar segera dievakuasi dan kerusakan infrastruktur maupun rumah dapat segera diperbaiki.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




