ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pujiono, Warga Tuban Pembuat Senpi yang Dipasok ke KKB Papua

Rabu, 12 Maret 2025 | 10:43 WIB
S
BW
Penulis: Suwanto | Editor: BW
Suasana rumah yang diduga sebagai tempat perakitan senjata api di Bojonegoro tampak sepi, Selasa 11 Maret 2025.
Suasana rumah yang diduga sebagai tempat perakitan senjata api di Bojonegoro tampak sepi, Selasa 11 Maret 2025. (Beritasatu.com/Suwanto)

Tuban, Beritasatu.com – Pujiono, warga asal Dusun Tirogo, Jatirogo, Kabupaten Tuban, mendekam di balik jeruji besi karena terlibat dalam pembuatan senjata api (senpi) yang hendak dipasok ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Pujiono dipenjara bersama dua orang temannya, yakni Teguh Wiyono, warga Kelurahan Karangpacar Bojonegoro, dan dua pekerjanya Mohammad Kamaludin, warga Dusun Gempol, Sukosewu, Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (12/3/2025).

Peran Pujiono sebagai pembuat popor senpi, sedangkan Mohammad Kamaludin operator mesin perakitan senpi, dan Teguh Wiyono sebagai pemasok dan distributor senpi.

ADVERTISEMENT

Penangkapan satu warga Tuban dan dua warga Bojonegoro tersebut merupakan lanjutan penyelidikan dari tersangka sebelumnya, yaitu Yuni Enumbi, di Kampung Ampas Km 76 Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Saat ini ketiga pelaku pembuatan senpi ilegal itu telah diringkus Polda Jawa Timur bersama dengan Satgas Khusus Mabes Polri pada Sabtu (8/3/2025).

Saat konferensi pers, Kapolda Jatim Komjen Imam Sugianto menyampaikan, pada saat digerebek di salah satu rumah di Bojonegoro, banyak ditemukan barang bukti antara lain alat-alat bubut, alat las, dan beberapa mesin untuk pembuatan popor senjata maupun senjata pendek.

"Senjata api yang telah diproduksi pelaku berupa enam pucuk dan amunisi 882 butir," ujar Komjen Imam.

Kapolda Jatim menambahkan, dari tangan ketiga tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa amunisi 982 butir dengan berbagai kaliber.

Barang bukti lainnya, adalah mobil pikap Suzuki, senpi rakitan lima cuk (dua panjang dan tiga pendek).

"Pengiriman senjata api menggunakan wadah mesin kompresor, jadi kompresor dipotong dahulu kemudian dan senjata ini dibagi beberapa potongan dimasukkan beserta amunisi kemudian dikirim menggunakan ekspedisi,” pungkasnya terkait Pujiono, pria Tuban yang membuat senpi yang dipasok ke KKB Papua.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon