ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jelang 1 Muharam, Polres Malang Larang Konvoi dan Bawa Sajam

Kamis, 26 Juni 2025 | 23:23 WIB
PS
BW
Penulis: Putu Ayu Pratama Sugiyo | Editor: BW
Forkopimda Kabupaten Malang melaksanakan penandatanganan maklumat bersama ketua IPSI Kabupaten Malang serta para pimpinan perguruan silat, Kamis 26 Juni 2025.
Forkopimda Kabupaten Malang melaksanakan penandatanganan maklumat bersama ketua IPSI Kabupaten Malang serta para pimpinan perguruan silat, Kamis 26 Juni 2025. (./dok Humas Polres Malang)

Malang, Beritasatu.com – Menjelang peringatan 1 Muharam atau 1 Suro serta Suroan Agung 2025, Polres Malang mengimbau seluruh perguruan silat di wilayahnya untuk menjaga kondusivitas dan menghindari potensi gangguan keamanan.

Pihak kepolisian secara tegas melarang konvoi, membawa senjata tajam (sajam), dan menggunakan atribut perguruan silat saat berpergian selama masa peringatan ini. Imbauan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar di Mapolres Malang, Kamis (26/6/2025).

Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menjelaskan. polres bersama Forkopimda dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) telah menyusun serta menyosialisasikan Maklumat Suro Aman dan Damai yang wajib dipatuhi oleh semua anggota perguruan silat.

ADVERTISEMENT

Beberapa perguruan silat besar yang hadir seperti PSHT, PSHW, IKSPI Kera Sakti, dan Pagar Nusa menyatakan komitmen untuk menjaga ketertiban dan mengawal anggotanya agar mematuhi aturan tersebut.

“Maklumat ini hasil kesepakatan bersama. Kami harap semua pihak menaati demi menjaga Malang tetap kondusif,” ujar Bambang.

Maklumat yang terdiri dari 16 poin itu memuat larangan konvoi, penggunaan knalpot brong, membawa senjata tajam, dan pemakaian atribut perguruan silat saat bepergian.

“Saya percaya semua perguruan silat mengajarkan nilai-nilai positif. Kami ingin kegiatan keagamaan dan budaya berjalan lancar tanpa gangguan keamanan,” tambah Bambang.

Data menunjukkan jumlah anggota perguruan silat aktif di Kabupaten Malang mencapai lebih dari 7.000 orang, dengan berbagai aliran. Aktivitas perguruan ini biasanya meningkat pada awal bulan Suro, terutama saat acara pengesahan anggota baru.

Seluruh ketua perguruan silat menyatakan kesiapan mereka untuk mematuhi maklumat tersebut. Rapat diakhiri dengan penandatanganan maklumat bersama oleh kapolres Malang, unsur Forkopimda, ketua IPSI Kabupaten Malang, serta para pimpinan perguruan silat.

“Kami mengajak para pengurus untuk membimbing anggotanya agar tidak mudah terprovokasi, menjaga persaudaraan, dan fokus membangun karakter,” pungkas AKP Bambang.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bentrokan Pesilat dan Warga di Madiun, 11 Remaja Ditangkap Polisi

Bentrokan Pesilat dan Warga di Madiun, 11 Remaja Ditangkap Polisi

JAWA TIMUR
Polisi Tangkap Pesilat yang Keroyok Penjual Makanan di Surabaya

Polisi Tangkap Pesilat yang Keroyok Penjual Makanan di Surabaya

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT