ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

100 Siswa Cek Kesehatan, Bupati Kediri Janjikan Gedung Sekolah Rakyat

Senin, 14 Juli 2025 | 21:06 WIB
MM
DM
Penulis: Moh. Muajijin | Editor: DM
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat meninjau langsung kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis terhadap 100 siswa baru Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA24), Senin, 14 Juli 2025.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat meninjau langsung kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis terhadap 100 siswa baru Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA24), Senin, 14 Juli 2025. (Beritasatu.com/Moh. Muajijin)

Kediri, Beritasatu.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri menunjukkan komitmennya dalam mendukung program sekolah rakyat dengan meninjau langsung kegiatan pemeriksaan kesehatan terhadap 100 siswa baru Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA24), Senin (14/7/2025).

Pemeriksaan meliputi berat dan tinggi badan, tekanan darah, kesehatan gigi, penglihatan, pendengaran, serta status gizi. Langkah ini dilakukan untuk mendeteksi dini potensi penyakit pada siswa agar dapat segera ditangani sebelum mereka masuk asrama.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan siswa baru tahun ini terdiri dari 40 laki-laki dan 60 perempuan.

ADVERTISEMENT

Selama pembangunan gedung baru, kegiatan belajar-mengajar sementara dilaksanakan di Balai Pengembangan Kompetensi (BPK) ASN di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan.

“Pembangunan gedung sekolah rakyat sudah dimulai di Kecamatan Plosoklaten dengan luas sekitar 7,6 hektare. Targetnya selesai dalam waktu satu tahun,” ujar bupati yang akrab disapa Mas Dhito.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Fadli menjelaskan, seluruh siswa dalam kondisi sehat dan siap masuk asrama. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada penyakit menular sebelum siswa menjalani kehidupan di lingkungan asrama.

“Kalau ditemukan penyakit, akan diobati terlebih dahulu. Baru kemudian bisa masuk ke asrama,” jelas Fadli.

Salah satu siswa, Achmad Deva dari Desa Jambangan, Kecamatan Papar, merasa bersyukur diterima di sekolah rakyat. Anak dari keluarga buruh tani ini mengaku terbantu dengan pendidikan gratis yang ditawarkan.

Alhamdulillah, sekolahnya bagus dan fasilitasnya lengkap. Pendaftarannya juga dibantu oleh pendamping PKH. Kami merasa sangat dimudahkan,” ujar Deva.

Program sekolah rakyat adalah inisiatif nasional dari Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan menciptakan pendidikan setara dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pemerintah daerah berkomitmen terus mengawasi jalannya program ini agar dapat mencetak sumber daya manusia yang unggul dan mampu memutus mata rantai kemiskinan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

AHY Tak Ingin Renovasi Sekolah Lupakan Perbaikan Toilet

AHY Tak Ingin Renovasi Sekolah Lupakan Perbaikan Toilet

NASIONAL
Buka Lowongan 5.000 Guru Sekolah Rakyat, Mensos Ngaku Masih Kekurangan

Buka Lowongan 5.000 Guru Sekolah Rakyat, Mensos Ngaku Masih Kekurangan

NASIONAL
Mensos Tegaskan Tak Ada Siswa Titipan Masuk Sekolah Rakyat

Mensos Tegaskan Tak Ada Siswa Titipan Masuk Sekolah Rakyat

NASIONAL
Sekolah Rakyat Aceh 2 Sudah 60 Persen, Siap Tampung 1.170 Siswa

Sekolah Rakyat Aceh 2 Sudah 60 Persen, Siap Tampung 1.170 Siswa

NASIONAL
Sekolah Rakyat di Kuantan Singingi Ditargetkan Tampung 1.000 Siswa

Sekolah Rakyat di Kuantan Singingi Ditargetkan Tampung 1.000 Siswa

NASIONAL
Kawal Program Prabowo, Dudung Tinjau Sekolah Rakyat di Malang

Kawal Program Prabowo, Dudung Tinjau Sekolah Rakyat di Malang

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon