ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Macet Ekstrem di Banyuwangi Bakal Terjadi Sepanjang Pekan Ini

Kamis, 24 Juli 2025 | 11:56 WIB
RH
H
Penulis: Rizky Hidayatullah | Editor: HE
Kemacetan parah melanda hampir seluruh jalur transportasi darat di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis, 24 Juli 2025.
Kemacetan parah melanda hampir seluruh jalur transportasi darat di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis, 24 Juli 2025. (Beritasatu.com/Rizky Hidayat)

Banyuwangi, Beritasatu.com – Kemacetan parah diprediksi melanda hampir seluruh jalur transportasi darat di Banyuwangi, Jawa Timur, selama sepekan ini. Situasi ini dipicu oleh dua faktor utama, yakni penutupan total Jalur Gumitir dan antrean panjang di Pelabuhan Ketapang.

Mulai Kamis (24/7/2025) dini hari, Jalur Gumitir yang menghubungkan Banyuwangi dengan Jember resmi ditutup selama dua bulan untuk perbaikan infrastruktur. Penutupan ini dijadwalkan berlangsung hingga 24 September 2025.

Di saat bersamaan, jalur Pantura Situbondo–Ketapang juga lumpuh akibat antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang yang mengular hingga 15 kilometer. Kondisi ini disebabkan keterbatasan armada kapal penyeberangan.

ADVERTISEMENT

Hingga kini, hanya empat kapal yang beroperasi di dermaga LCM, yakni KMP Agung Samudera XVIII, KMO Karya Maritim I, KMP Agung Samudera IX, dan KMP Samudera Utama. Beberapa kapal lain tengah dalam perawatan atau tidak dapat berlayar karena air laut yang surut.

Situasi diperkirakan makin parah saat ajang balap sepeda internasional Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) digelar pada Senin (28/7/2025). Rute perlombaan yang melewati sejumlah kecamatan akan menyebabkan penutupan sementara sejumlah ruas jalan utama.

Seorang wisatawan asal Tangerang, Rahman, mengaku telah terjebak kemacetan sejak Rabu (23/7/2025) malam.

“Saya capek sekali. Sudah dari kemarin tertahan, belum bisa menyeberang ke Bali. Harus ada solusi dari pemerintah,” kata Rahman.

Rahman berharap pemerintah daerah maupun otoritas pelabuhan segera menambah jumlah kapal yang beroperasi agar antrean kendaraan bisa segera terurai.

Kemacetan parah terpantau terjadi di wilayah Kecamatan Kalipuro dan Wongsorejo sejak Rabu (23/7/2025) malam. Berbagai jenis kendaraan terjebak selama berjam-jam di jalur utama tanpa bisa bergerak.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon