PO Bus Gunung Harta Keluhkan Macet Parah di Penyeberangan Ketapang
Sabtu, 26 Juli 2025 | 17:58 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Antrean panjang kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, yang akan menyeberang ke Pulau Bali, menimbulkan keresahan di kalangan perusahaan otobus (PO) yang berbasis di Surabaya, Jawa Timur.
Hingga kini, operasional kapal penyeberangan rute Ketapang-Gilimanuk masih dibatasi. Akibatnya, banyak truk barang dan bus terjebak kemacetan selama berjam-jam. Salah satu penyebab kemacetan ini adalah pembatasan terhadap kendaraan berat, serta terbatasnya fasilitas pendukung di kawasan pelabuhan.
Petugas Administrasi PO Gunung Harta Arum Khasana menjelaskan, imbas dari kemacetan di jalur penyeberangan tersebut telah membuat pihaknya menunda sejumlah perjalanan dan menerima keluhan dari pelanggan sejak tiga hari terakhir.
“Ada pelanggan pro dan kontra. Kadang ada yang memahami, kadang juga ada yang tidak. Walau banyak yang memahami, tetapi terkadang ada yang tidak mau tahu, mereka harus berangkat ke Bali,” ungkap Arum saat ditemui Beritasatu.com, Sabtu (26/7/2025).
Arum mengungkapkan bahwa Gunung Harta biasanya memberangkatkan dua unit bus setiap hari dengan rata-rata okupansi 30 penumpang untuk rute Surabaya-Denpasar. Namun, kondisi yang terjadi beberapa hari belakangan ini telah memperpanjang durasi perjalanan bus dan truk logistik menuju Bali.
“Seharusnya bis itu datang (ke kantor) pukul 05.00 WIB. Kemarin itu baru sampai pukul 20.00 WIB. Untuk operasionalnya juga bertambah, dan berpengaruh juga ke fisik dari supir-supir kami yang mau tidak mau harus lembur,” bebernya.
Terkait hal tersebut, Arum menyebutkan bahwa pihak direksi Gunung Harta telah menyampaikan keluhan kepada pemerintah melalui PT ASDP.
“Kalau keluhan (ke pemerintah), pasti kita sampaikan terus. Cuma mau gimana lagi karena kapalnya kan banyak yang tidak beroperasi ya,” tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




