Dipulangkan, 24 Santri yang Selamat dari Reruntuhan Musala di Sidoarjo
Selasa, 30 September 2025 | 06:10 WIB
Sidoarjo, Beritasatu.com - RS Siti Hajar Sidoarjo memulangkan 24 santri korban reruntuhan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Dari 36 korban yang dirawat, satu dinyatakan meninggal dunia.
Keluarga santri korban reruntuhan musala Ponpes Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, masih berdatangan ke RS Siti Hajar Sidoarjo hingga Senin (29/9/2025) malam. Mereka mencari kabar anggota keluarga yang menjadi korban melalui posko pencarian di zona mitigasi rumah sakit.
Sejumlah santri korban reruntuhan kini menjalani perawatan dengan kondisi luka ringan hingga berat. Salah satunya adalah Rizki Ramadhan, santri Ponpes Al-Khoziny yang hanya mengalami luka pada wajah dan dagu. Setelah dinyatakan stabil, ia pun dipulangkan.
“Saat kejadian, ratusan santri sedang salat Ashar berjemaah. Di lantai atas ada pengecoran, tiba-tiba ambruk ke bawah,” ungkap Rizki setelah mendapat perawatan.
Menurut data RS Siti Hajar hingga pukul 21.00 WIB, penanganan korban meliputi, satu pasien stabil, satu pasien dirujuk ke RS Sakinah karena luka berat, 24 pasien dipulangkan, sembilan pasien masih rawat inap, serta satu pasien meninggal dunia bernama Maulana Alfian Ibrahim (13) yang dimakamkan di Bangkalan, Madura.
“Ada 36 korban yang ditangani RS Siti Hajar,” jelas Wakil Direktur RS Siti Hajar Sidoarjo dokter Andiani.
Selain di RS Siti Hajar, puluhan korban reruntuhan musola Ponpes Al-Khoziny juga dirujuk ke RSUD Sidoarjo dan RS Delta Surya Sidoarjo untuk perawatan lebih lanjut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




