ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BNPB: 49 Santri Ponpes Al-Khoziny Masih Hilang, 118 Dievakuasi

Sabtu, 4 Oktober 2025 | 15:41 WIB
JG
DM
Penulis: Juan Ardya Guardiola | Editor: DM
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan terbaru terkait insiden runtuhnya musala Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur. Hingga Sabtu, 4 Oktober 2025, ada 118 korban telah berhasil dievakuasi, sedangkan 49 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan terbaru terkait insiden runtuhnya musala Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur. Hingga Sabtu, 4 Oktober 2025, ada 118 korban telah berhasil dievakuasi, sedangkan 49 orang lainnya masih dinyatakan hilang. (Beritasatu.com/Juan Ardya Guardiola)

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan terbaru terkait insiden runtuhnya musala Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur. Hingga Sabtu (4/10/2025), ada 118 korban telah berhasil dievakuasi, sedangkan 49 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

“Per hari ini yang masih kita cari berdasarkan data-data yang ada, yang dinyatakan hilang masih 49 orang. Mudah-mudahan bisa cepat ditemukan,” ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers, Sabtu (4/10/2025).

Data tersebut diperoleh dari pihak pondok pesantren yang menyerahkan daftar 167 nama santri. Dari jumlah itu, 118 santri telah ditemukan, sedangkan sisanya masih dalam pencarian.

ADVERTISEMENT

Tim SAR gabungan terus bekerja selama 24 jam nonstop untuk mengevakuasi korban dari bawah reruntuhan. Pencarian dilakukan menggunakan dua metode, yakni manual dan bantuan alat berat untuk membongkar puing bangunan yang menutupi area musala.

“Sekitar 40% progresnya sudah tercapai. Namun, karena balok-baloknya besar, proses evakuasi tidak mudah,” kata Suharyanto.

BNPB menegaskan proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menghindari risiko tambahan terhadap korban yang kemungkinan masih hidup di bawah reruntuhan.

Suharyanto menambahkan, tim gabungan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan relawan agar seluruh korban dapat ditemukan secepatnya. “Kita tetap utamakan keselamatan petugas dan kemungkinan penyelamatan korban yang masih tertimbun,” tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Cak Imin: Video AI Bernarasi Negatif Tak Mempan untuk Pesantren

Cak Imin: Video AI Bernarasi Negatif Tak Mempan untuk Pesantren

NASIONAL
Prabowo Minta Kementerian PU Latih Santri Jadi Ahli Konstruksi

Prabowo Minta Kementerian PU Latih Santri Jadi Ahli Konstruksi

NASIONAL
Polemik APBN untuk Pesantren, Menag: Apakah Salah Pemerintah Membantu?

Polemik APBN untuk Pesantren, Menag: Apakah Salah Pemerintah Membantu?

NASIONAL
Ponpes Al-Khoziny Bantah Ajukan Dana APBN untuk Pembangunan

Ponpes Al-Khoziny Bantah Ajukan Dana APBN untuk Pembangunan

JAWA TIMUR
Pemkot Surabaya Beri Bantuan untuk Korban Ponpes Al-Khoziny

Pemkot Surabaya Beri Bantuan untuk Korban Ponpes Al-Khoziny

JAWA TIMUR
Musala Al-Khoziny Ambruk, Polda Periksa Saksi dan Tutup Area Pondok

Musala Al-Khoziny Ambruk, Polda Periksa Saksi dan Tutup Area Pondok

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT