Eks Dosen UIN Malang Diperiksa Polisi Soal Kasus Pencemaran Nama Baik
Selasa, 7 Oktober 2025 | 09:59 WIB
Malang, Beritasatu.com - Eks dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, Imam Muslimin dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Polresta Malang Kota pada Selasa (7/10/2025). Pria yang akrab disapa Yai Mim ini akan diperiksa sebagai pelapor dalam kasus pencemaran nama baik yang ia laporkan beberapa waktu lalu.
Kuasa hukum Imam Muslimin, Agustian Siagian membenarkan kliennya akan hadir memenuhi panggilan penyidik pada pukul 10.00 WIB.
“Benar, hari ini kami akan memenuhi panggilan Polresta Malang Kota,” ujar Agustian, Selasa (7/10/2025).
Meski pihak Imam Muslimin dan terlapor, Sahara telah saling meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi, Agustian menegaskan proses hukum tetap berlanjut.
“Urusan memaafkan itu antara Pak Yai dan terlapor, juga urusan dengan Tuhan, sementara urusan hukum biar kami yang melanjutkan,” tegasnya.
Sebelumnya, Sahara yang merupakan tetangga Imam Muslimin telah menyampaikan permintaan maafnya melalui sambungan telepon saat tampil di podcast Denny Sumargo. Namun, permintaan maaf tersebut tidak otomatis menghentikan proses hukum yang sedang berjalan.
Kasus ini bermula ketika kedua belah pihak saling melapor ke Polresta Malang Kota atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan pertama diajukan oleh Sahara pada Kamis (18/9/2025) terhadap Imam Muslimin terkait dugaan pencemaran nama baik yang dianggap merugikan dirinya dan bisnis rental yang ia jalankan.
Sebagai tanggapan, Imam Muslimin kemudian melaporkan akun TikTok @sahara_vibesssss yang diduga milik Sahara pada Jumat (19/8/2025). Menurut pihak pelapor, sejumlah konten yang diunggah akun tersebut mengandung unsur pencemaran nama baik, ujaran kebencian, dan pemberitaan bohong yang berdampak serius terhadap reputasi Imam Muslimin.
Kini, penyidik Polresta Malang Kota tengah mendalami bukti-bukti digital yang berkaitan dengan kasus pencemaran nama baik di media sosial tersebut. Pemeriksaan terhadap Imam Muslimin diharapkan dapat memperjelas kronologi dan arah penyelidikan lebih lanjut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




