ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jelang Nataru, Khofifah Imbau Wisatawan Waspada Cuaca Ekstrem di Jatim

Jumat, 12 Desember 2025 | 14:13 WIB
AK
RA
Penulis: Ahmad Rifqi Danwanus Khalwani | Editor: RP
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau masyarakat Jawa Timur akan ancaman cuaca ekstrem pada akhir tahun.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau masyarakat Jawa Timur akan ancaman cuaca ekstrem pada akhir tahun. (Pemerintah Provinsi Jawa Timur)

Lumajang, Beritasatu.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau masyarakat terutama para wisatawan yang akan datang berkunjung, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi sepanjang akhir tahun. 

Hal ini disampaikan Khofifah saat berkunjung ke Bumi Perkemahan Glagah Arum, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Jumat (12/12/2025).

Menurut Khofifah, hampir seluruh wilayah Jawa Timur saat ini berisiko tinggi diguyur hujan lebat, dengan intensitas yang berpotensi menyamai kondisi cuaca ekstrem di Sumatera. Ia menekankan kewaspadaan harus ditingkatkan menjelang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), saat aktivitas wisata dan mobilitas masyarakat meningkat.

ADVERTISEMENT

Khofifah menegaskan, kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama menjelang momen liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), ketika aktivitas wisata mengalami lonjakan. Pemerintah daerah diminta memastikan seluruh objek wisata dalam kondisi aman sebelum menerima kunjungan wisatawan.

“Harus diantisipasi. Beberapa wilayah di Jatim berisiko mengalami hujan lebat. Intensitasnya bisa kuat bahkan mendekati kondisi cuaca ekstrem di Sumatera,” ujar Khofifah.

Ia meminta agar destinasi wisata seperti pantai, air terjun, dan kawasan perbukitan yang rawan longsor dipantau secara ketat. Jika ditemukan potensi bahaya, lokasi tersebut sebaiknya ditutup sementara untuk mencegah munculnya korban.

“Hati-hati gelombang besar di sekitar pantai. Untuk daerah air terjun atau lereng perbukitan, pastikan tidak ada wisatawan yang berkunjung jika ada potensi longsor saat cuaca ekstrem,” tegasnya.

Khofifah juga mendorong seluruh kepala daerah di Jawa Timur melakukan pengecekan rutin di titik wisata prioritas dan memastikan alur informasi peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tersampaikan kepada pengelola wisata dan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus melakukan koordinasi dengan Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD), Kepolisian, TNI, serta relawan untuk mengantisipasi potensi bencana selama periode liburan Nataru dengan peningkatan kewaspadaan dan koordinasi lintas sektor. Khofifah berharap kegiatan wisata akhir tahun tetap berjalan aman tanpa mengorbankan keselamatan pengunjung.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Uni Emirat Arab Minta Warganya Tetap di Rumah, Kenapa?

Uni Emirat Arab Minta Warganya Tetap di Rumah, Kenapa?

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon