ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Hilal Belum Terlihat di 42 Titik Rukyat di Jatim, Termasuk Probolinggo

Selasa, 17 Februari 2026 | 19:27 WIB
Z
IC
Penulis: Zulkiflie | Editor: CAH
Hasil pemantauan hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah di Jawa Timur, menunjukkan tantangan yang hampir seragam di seluruh wilayah.?
Hasil pemantauan hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah di Jawa Timur, menunjukkan tantangan yang hampir seragam di seluruh wilayah.? (Beritasatu.com/Zulkiflie)

‎Probolinggo, Beritasatu.com – Hasil pemantauan hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah di Jawa Timur, menunjukkan tantangan yang hampir seragam di seluruh wilayah.‎

‎Dari 42 titik rukyatul hilal yang tersebar di berbagai daerah, tim pengamat dilaporkan belum berhasil melihat hilal akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung, Selasa (17/02/2026).

‎‎Informasi tersebut, disampikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Ahmad Seruji Bachtiar yang memantau hilal di Pantai Duta, Kabupaten Probolinggo.

ADVERTISEMENT

‎‎Menurutnya, hampir dari semua kabupaten dan kota di Jatim, laporan yang masuk dari seluruh tim menyebutkan langit didominasi mendung hingga cerah berawan.‎

‎“Dari 42 titik pengamatan, kondisinya relatif sama. Ada yang tertutup mendung tebal, mendung tipis, hingga cerah berawan. Namun secara umum, hilal belum berhasil teramati,” jelasnya.‎

‎Di Pantai Duta, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo sendiri, ‎pengamatan dilakukan sejak pukul 16.00 WIB hingga 17.50 WIB sore hari.

‎‎Dengan melibatkan petugas Kemenag daerah, tim hisab rukyat, para ahli falak dari pondok pesantren, serta unsur pemerintah setempat.

‎‎Beragam peralatan optik seperti teleskop dan teodolit dikerahkan, untuk memastikan proses observasi berjalan sesuai prosedur.‎

‎Hasil pengamatan di Pantai Duta, cuaca mendung disertai rintik hujan turut menghambat jarak pandang tim rukyat.‎

‎Bachtiar menambahkan, meski hasil rukyat di 42 titik belum menunjukkan adanya hilal yang terlihat, seluruh laporan tetap dikirimkan ke pusat sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat yang digelar di Jakarta.

‎‎Keputusan resmi mengenai penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah, akan diumumkan pemerintah setelah melalui pembahasan bersama para ahli dan perwakilan organisasi keagamaan.

‎‎Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil sidang isbat dan tidak berspekulasi, sebelum pengumuman resmi disampaikan.‎

‎Hasil rukyat dari puluhan titik tersebut, menjadi komponen penting dalam proses penentuan awal bulan suci Ramadan di Indonesia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Hilal pada 7 Titik Jawa Barat Tidak Memenuhi Syarat Lebaran 2026

Hilal pada 7 Titik Jawa Barat Tidak Memenuhi Syarat Lebaran 2026

JAWA BARAT
Hujan dan Berawan Jadi Kendala, Hilal di NTT Tidak Terlihat

Hujan dan Berawan Jadi Kendala, Hilal di NTT Tidak Terlihat

NUSANTARA
Kemenag: Hilal RI Belum Penuhi MABIMS, Lebaran Diprediksi 21 Maret

Kemenag: Hilal RI Belum Penuhi MABIMS, Lebaran Diprediksi 21 Maret

NASIONAL
Observatorium DIY Siapkan Teleskop untuk Pantau Hilal

Observatorium DIY Siapkan Teleskop untuk Pantau Hilal

NUSANTARA
Cuaca Buruk, Hilal di Gresik Tidak Terlihat

Cuaca Buruk, Hilal di Gresik Tidak Terlihat

JAWA TIMUR
Gontor dan Ploso Tetapkan Lebaran 2026 pada Jumat 20 Maret 2026

Gontor dan Ploso Tetapkan Lebaran 2026 pada Jumat 20 Maret 2026

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT