ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wanita Tewas Terseret Banjir, Jasad Ditemukan 15 Km dari Lokasi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:15 WIB
AK
BW
Penulis: Ahmad Rifqi Danwanus Khalwani | Editor: BW
Lokasi kejadian warga hanyut terseret banjir di Desa Bandaran, Kecamatan Kedung Jajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu 18 Februari 2026.
Lokasi kejadian warga hanyut terseret banjir di Desa Bandaran, Kecamatan Kedung Jajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu 18 Februari 2026. (Beritasatu.com/Rifqi Danwanus)

Lumajang, Beritasatu.com — Seorang wanita paruh baya di Kabupaten Lumajang ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat. Jasad korban ditemukan sekitar 15 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Korban diketahui bernama Mu’atin (54), warga Desa Tempursari, Kecamatan Kedungjajang. Ia dilaporkan hanyut saat berusaha melintasi Jembatan Kalibokong di Desa Sawaran Kulon yang saat itu tergenang luapan air sungai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban hendak pulang dari rumah saudaranya di Desa Bandaran. Namun, derasnya arus serta tingginya genangan air di atas jembatan membuat korban terpeleset, kemudian jatuh dan terseret arus sungai.

Slamet, warga setempat, mengatakan kondisi air sungai saat kejadian sangat deras dengan warna air kecokelatan akibat material lumpur yang terbawa arus.

ADVERTISEMENT

“Airnya sudah meluap ke atas jembatan. Korban sempat mencoba menyeberang, tapi terpeleset dan langsung terbawa arus,” ujarnya.

Petugas gabungan bersama warga melakukan pencarian selama berjam-jam hingga akhirnya jasad korban ditemukan di aliran Sungai Bondoyudo, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang pada Selasa (17/2/2026) malam. Lokasi penemuan berjarak sekitar 15 kilometer dari tempat korban jatuh.

Anggota Polsek Kedungjajang, Aipda Didik Supriyanto, membenarkan penemuan tersebut. “Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses pencarian bersama warga dan BPBD. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 15 kilometer dari tempat korban jatuh,” jelasnya.

Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah duka untuk segera dimakamkan. Pihak keluarga disebut menolak dilakukan autopsi terhadap korban.

Sementara itu, BPBD Lumajang mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat terjadi hujan deras yang berpotensi meningkatkan debit sungai.

Selain menimbulkan korban jiwa, hujan deras juga menyebabkan kenaikan debit sejumlah sungai di wilayah Lumajang. Warga diminta tidak memaksakan diri melintasi jembatan atau sungai yang sedang meluap demi menghindari kejadian serupa.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Banjir Lumajang Meluas, Ribuan Warga di 2 Kecamatan Terdampak

Banjir Lumajang Meluas, Ribuan Warga di 2 Kecamatan Terdampak

JAWA TIMUR
Warga Lumajang Terdampak Banjir Alami Diare dan Hipertensi

Warga Lumajang Terdampak Banjir Alami Diare dan Hipertensi

JAWA TIMUR
Banjir Lumajang Rendam Ribuan Rumah, Warga Bertahan dalam Genangan

Banjir Lumajang Rendam Ribuan Rumah, Warga Bertahan dalam Genangan

JAWA TIMUR
Banjir Rendam Ribuan Rumah di Lumajang, Warga Panik Selamatkan Barang

Banjir Rendam Ribuan Rumah di Lumajang, Warga Panik Selamatkan Barang

JAWA TIMUR
Sungai Banter Meluap, Ratusan Rumah di Lumajang Terendam Banjir

Sungai Banter Meluap, Ratusan Rumah di Lumajang Terendam Banjir

JAWA TIMUR
Tanggul Jebol di Lumajang, Khofifah Tinjau Lokasi Banjir Lahar Semeru

Tanggul Jebol di Lumajang, Khofifah Tinjau Lokasi Banjir Lahar Semeru

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT