ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ramadan Tiba, Pesanan Songkok Lamongan Melonjak 3 Kali Lipat

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:31 WIB
TM
MA
Penulis: Triwi Yoga Margiono | Editor: MA
Jelang periode Ramadan, permintaan songkok khas buatan industri rumahan di Lamongan dilaporkan meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa.
Jelang periode Ramadan, permintaan songkok khas buatan industri rumahan di Lamongan dilaporkan meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa. (Beritasatu.com/Triwi Yoga M.)

Lamongan, Beritasatu.com – Datangnya momen Ramadan 2026 berdampak pada lonjakan permintaan songkok dari industri rumahan di Desa Pengangsalan, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan.

Permintaan songkok khas Lamongan bahkan dilaporkan meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa. Jika sebelumnya rumah produksi rata-rata mengirim sekitar 3.000 kodi per bulan, kini menjelang Ramadan pesanan melonjak hingga 9.000 kodi.

Pantauan Beritasatu.com di lokasi produksi songkok lamongan, menunjukkan aktivitas produksi yang semakin padat. Di salah satu rumah produksi, suara mesin jahit terdengar sejak pagi hingga dini hari demi mengejar target pengiriman.

"Permintaan pasar melonjak drastis. Kondisi ini membuat kami terpaksa menambah tenaga lepas dan memberlakukan jam kerja lembur agar seluruh pesanan dapat terkirim tepat waktu sebelum memasuki bulan puasa," ujar Ahmad Rohman, salah satu pengrajin songkok di Desa Pengangsalan, Rabu (18/2/2026).

ADVERTISEMENT

Lonjakan permintaan ini menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku UMKM songkok di Lamongan, terutama menjelang Ramadan yang identik dengan peningkatan kebutuhan perlengkapan ibadah.

Desa Pengangsalan dikenal sebagai sentra industri songkok terbesar di Lamongan. Lebih dari 80 persen warga setempat berprofesi sebagai perajin songkok. Momentum menjelang Ramadan menjadi periode paling dinanti karena mampu meningkatkan pendapatan warga secara signifikan.

Meski produksi meningkat tajam, Ahmad memastikan kualitas tetap menjadi prioritas. Ia tetap menggunakan bahan beludru premium agar songkok nyaman digunakan dalam waktu lama, terutama saat beribadah.

"Untuk harga, satu buah songkok berkualitas dibanderol mulai dari Rp 40.000 hingga Rp 100.000, tergantung pada kerumitan motif dan jenis bahan yang digunakan," ucap Ahmad.

Songkok produksi Desa Pengangsalan tidak hanya dipasarkan di wilayah Jawa Timur, tetapi juga telah menjangkau kota-kota besar seperti Surabaya, Bandung, dan Jakarta, hingga bebrapa kota luar Pulau Jawa.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT