3 Siswi SMK Dikerubungi Monyet di Gunung Budeg, Damkar Turun Tangan
Rabu, 18 Februari 2026 | 14:59 WIB
Tulungagung, Beritasatu.com - Niat hati ingin melepas penat dengan mendaki gunung, tiga pelajar asal SMK Ngunut justru mengalami insiden mendebarkan. Ketiganya terjebak dan dikepung kawanan monyet liar saat melakukan pendakian di Gunung Budeg, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Ketiga pelajar tersebut teridentifikasi bernama Azyana Ula Ramadani, Angel Aulia Azahra, dan Julia Dhea. Peristiwa ini bermula saat mereka hendak turun dari puncak Gunung Budeg pada Rabu (18/2/2026).
Dalam sebuah rekaman video amatir, terlihat ketiganya tampak sangat ketakutan ketika kawanan monyet liar mulai mendekat untuk meminta makanan. Mencoba tenang, para pelajar ini sempat memberikan makanan ringan dan minuman dengan harapan hewan-hewan tersebut segera menjauh.
Namun, upaya tersebut justru berujung sebaliknya. Jumlah monyet yang datang semakin banyak dan mulai menunjukkan perilaku agresif. Merasa terdesak dan terancam, mereka akhirnya memutuskan untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) guna meminta pertolongan darurat.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung yang menerima laporan segera bergerak cepat. Petugas berkoordinasi dengan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Gunung Budeg untuk melakukan penyisiran ke lokasi keberadaan para pelajar tersebut.
Beruntung, saat tim evakuasi tiba di lokasi, kawanan monyet liar telah membubarkan diri. Petugas kemudian menjemput ketiga pelajar tersebut untuk dibawa turun ke area yang lebih aman.
Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Dinas Damkar Tulungagung, Iwan Supriyono, memberikan keterangan resminya terkait insiden tersebut.
"Kita menerima laporan langsung meluncur menuju lokasi Gunung Budeg. Ketiga pelajar ini dikerumuni kawanan monyet liar yang meminta makanan dan berusaha menyerang. Dan selanjutnya ketiga pelajar kita bawa turun ke tempat yang aman," kata Iwan Supriyono saat dikonfirmasi, Rabu (18/2/2026).
Proses evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ketiga pelajar dilaporkan dalam kondisi selamat, meskipun mengalami luka lecet ringan di bagian kaki akibat medan pendakian yang cukup terjal.
Mereka berhasil turun ke kaki gunung dengan berjalan kaki didampingi petugas. Pihak pengelola wisata pun mengimbau para pendaki untuk lebih waspada dan tidak sembarangan memberi makan satwa liar guna menghindari perilaku agresif hewan di kawasan hutan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




