ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Uji Coba MBG Prasmanan di Malang, Siswa Ambil Sendiri Menu

Kamis, 2 April 2026 | 17:12 WIB
DF
DM
Penulis: Didik Fibrianto | Editor: DM
Badan Gizi Nasional (BGN) menyajikan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 (MIN 2) Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, Senin 2 April 2026.
Badan Gizi Nasional (BGN) menyajikan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 (MIN 2) Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, Senin 2 April 2026. (Beritasatu.com/Didik Fibrianto)

Malang, Beritasatu.com - Satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Kota Malang Unit Gadang 2 menghadirkan inovasi baru dalam program makan bergizi gratis (MBG) dengan menerapkan konsep prasmanan atau buffet.

Kepala SPPG Unit Gadang 2, Ita Herlistyawati, mengatakan konsep ini masih dalam tahap uji coba dan berpotensi diterapkan secara luas jika terbukti efektif. 

“Ini uji coba pertama kami. Jika efektif, ke depan tidak menutup kemungkinan konsep prasmanan akan diterapkan,” ujarnya di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (2/4/2026).

ADVERTISEMENT

Ita menjelaskan, ide inovasi ini muncul setelah pihaknya mengikuti pertemuan bersama Badan Gizi Nasional (BGN) beberapa waktu lalu. Uji coba tersebut dilaksanakan bertepatan dengan momentum acara halal bihalal di MIN 2 Kota Malang. 

Dalam skema ini, para siswa tidak lagi menerima paket makanan dalam wadah ompreng, melainkan mengambil langsung menu yang telah disediakan. Sebanyak 1.300 porsi MBG disiapkan untuk para pelajar dengan menu bernuansa hari raya, seperti olahan daging ayam, sayur labu siam, telur, hingga buah-buahan.

Meski siswa diberikan kebebasan memilih makanan, pengawasan tetap dilakukan secara ketat oleh tim SPPG untuk memastikan porsi yang diambil tetap memenuhi standar gizi seimbang. “Tim pemorsian kami tetap mengawasi agar anak-anak mengambil makanan sesuai kebutuhan gizinya,” jelas Ita.

Namun demikian, Ita mengakui penerapan konsep prasmanan memiliki tantangan tersendiri, terutama pada aspek logistik yang lebih kompleks dibandingkan sistem distribusi menggunakan ompreng.

Terkait hal itu, pihaknya akan terus melakukan evaluasi guna menyempurnakan penerapan konsep ini pada masa mendatang. “Kalau masih ada kendala, kami akan cari solusi bersama untuk perbaikan ke depan,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ribuan Warga Malang Teken Petisi Dukung MBG untuk 82 Juta Orang

Ribuan Warga Malang Teken Petisi Dukung MBG untuk 82 Juta Orang

JAWA TIMUR
Dukung MBG, Relawan DIY Ajak Publik Awasi agar Bebas Korupsi

Dukung MBG, Relawan DIY Ajak Publik Awasi agar Bebas Korupsi

NUSANTARA
KPK Tegaskan Tak Akan Ambil Alih Kasus Korupsi MBG dari Kejagung

KPK Tegaskan Tak Akan Ambil Alih Kasus Korupsi MBG dari Kejagung

NASIONAL
Karut-marut Program MBG

Karut-marut Program MBG

B-PLUS
Sony Tuding Pejabat BGN Samarkan Kepemilikan SPPG

Sony Tuding Pejabat BGN Samarkan Kepemilikan SPPG

NASIONAL
Demo di Jakarta, Massa Tani Merdeka Serukan Dukung Program Prabowo

Demo di Jakarta, Massa Tani Merdeka Serukan Dukung Program Prabowo

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon