ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Review Film Talk to Me, Konsisten Mengguncang dengan Ketegangan

Rabu, 23 Agustus 2023 | 10:35 WIB
TR
R
Penulis: Thomas Rizal | Editor: RZL
Talk to Me.
Talk to Me. (A24)

Judul Film : Talk to Me
Genre : Horor
Sutradara : Danny Philippou, Michael Philippou
Skenario : Danny Philippou, Bill Hinzman
Pemain : Sophie Wilde, Alexandra Jensen, Joe Bird, Miranda Otto, Otis Dhanji
Durasi : 95 menit
Produksi: Bankside Films

Talk to Me yang tayang perdana di bioskop Indonesia mulai Rabu (23/8/2023) menjadi debut perdana sutradara kembar yang sebelumnya dikenal sebagai Youtuber Australia, Danny Philippou dan Michael Philippou alias RackaRacka. Film horor eksperimental ini sukses mengajak penonton untuk memasuki dunia ketegangan supernatural yang tak terduga.

Beritasatu.com mendapatkan kesempatan untuk mengikuti screening perdana dari Talk to Me pada Senin (21/8/2023). Dari adegan pembukaan yang mengejutkan hingga momen akhir yang memikat, Talk to Me mampu membangun ketegangan yang mengguncang secara konsisten selama film berdurasi 95 menit itu.

ADVERTISEMENT

Apa yang menjadi permainan seru pemanggilan arwah seperti layaknya Ouija, atau jika di Indonesia semacam Jailangkung, berubah menjadi teror mengerikan dari mahluk halus yang merasuki sang pemain. Mia (Sophie Wilde) gadis remaja yang ibunya meninggal akibat overdosis, masih terpukul dengan perisitwa yang terjadi sekitar dua tahun sebelumnya. Ayahnya Max (Marcus Johnson) enggan membicarakannya, meski orang-orang menyebut kejadian itu sebagai kecelakaan.

Berusaha melupakan kejadian buruk itu dengan bersosialisasi dengan rekan sebayanya, Mia sering menghabiskan waktu di rumah temannya Jade (Alexandra Jensen), adik Jade, Riley (Joe Bird), dan ibunya Sue (Miranda Otto). Kehadiran Mia sendiri disambut layaknya anggota baru keluarga.

Layaknya anak muda yang suka berpesta dan terobsesi dengan desas-desus di media sosial, Mia dan sekelompok anak muda lainnya memainkan pemanggilan arwah dengan medium tangan porselen yang menyeramkan. Pemain yang memegang tangan itu bisa mengundang arwah gentayangan untuk merasukinya. Aturannya, jika lebih dari 90 detik, orang mati itu akan menguasai tubuh sang pemain.

Anak-anak yang mabuk, merokok ganja, dan tertawa telah bergantian bermain dengan tangan itu. Hingga ketika giliran Riley, Mia menyadari bahwa roh yang datang ialah arwah ibunya yang sudah meninggal. Putus asa, Mia memohon informasi lebih lanjut, dan batas 90 detik dilanggar sehingga terjadi bencana yang tak terbayangkan.

<em>Talk to Me</em>.
Talk to Me.

Sebagai pemeran utama, penampilan Sophie Wilde sukses menghidupkan karakter Mia. Sebagai seorang orang terpinggirkan yang mencari tempatnya di dunia, Mia memiliki latar belakang yang penuh misteri, dengan kematian ibunya yang belum terpecahkan dan hubungan yang retak dengan ayahnya. Wilde dengan brilian menampilkan kompleksitas emosional Mia, membawanya dari ketidakpastian menjadi sorotan dalam setiap adegan.

Penampilan menonjol juga ditampilkan Joe Bird, adik laki-laki sahabat Mia. Meski tak terlalu banyak dialog, karakter Riley hadir sebagai perwujudan kepolosan yang tragis dalam wajah bahaya supernatural. Bird berhasil membawa karakternya dengan kuat, memberikan dimensi yang mendalam pada dinamika yang terjadi di antara para karakter.

Dari segi visual dan naratif, film ini terinspirasi oleh beberapa karya horor paling berpengaruh dalam dekade terakhir. Penggunaan konsep dunia roh mengingatkan pada Insidious (2010), dengan pemanggilan arwah layaknya Ouija (2014), ditambah pandangan baru yang dihadirkan Talk to Me dalam menampilkan entitas supernatural.

Film ini juga memiliki estetika layaknya Hereditary (2018), dimana efek fokus permainan cahaya dan bayangan yang ditampilkan dalam film berhasil membangkitkan ketakutan akan apa yang mengintai di dalam kegelapan. RackaRacka yang selama ini dikenal dengan video humor ekstrem itu, mungkin saja terpengaruh oleh visi Ari Aster yang dapat terlihat pada penggunaan efek gore yang tajam dan efektif dalam menggambarkan kejadian mengerikan.

Secara keseluruhan, Talk to Me adalah karya horor yang berani dan inovatif. Dengan konsep eksperimental yang dipadukan dengan ketegangan supernatural, film ini menghadirkan pengalaman menonton yang menggetarkan.

Talk to Me menjadi film horor tahun ini yang wajib ditonton bagi para penggemar genre ini. Bahkan sutradara kawakan Peter Jackson saja menyebut film ini sebagai salah satu film horo paling intens, terbaik yang pernah ditontonnya dalam beberapa tahun terakhir.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT