ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Hollywood vs Realita, Fakta Sesungguhnya dari Film Gran Turismo

Kamis, 24 Agustus 2023 | 07:00 WIB
TR
R
Penulis: Thomas Rizal | Editor: RZL
Gran Turismo (2023).
Gran Turismo (2023). (Sony Pictures)

Jakarta, Beritasatu.com - Gran Turismo yang tayang perdana di bioskop Indonesia mulai Rabu (23/8/2023) merupakan kisah biopik yang didasarkan kisah nyata Jann Mardenborough, pemain game Gran Turismo (GT) yang mendaat kesempatan mendapat pelatihan GT Academy dan memenuhi impiannya menjadi pembalap profesional.

Dibintangi Archie Madekwe yang memerankan karakter utama Mardenborough, film ini juga dibintangi aktor kawakan sekelas David Harbour, Orlando Bloom, hingga Djimon Hounsou. Gran Turismo tak hanya menyuguhkan film balapan berkecepatan tinggi, tetapi juga sentuhan emosional dari biopik pembalap Jann Mardenborough yang inspiratif.

Layaknya film Hollywood pada umumnya, meski diadaptasi dari kisah nyata, beberapa adegan dan dialog dalam Gran Turismo telah didramatisasi untuk kepentingan cerita. Lantas, seberapa akurat film ini untuk menggambarkan kisah realita sesungguhnya?

ADVERTISEMENT

Sekadar mengingatkan, ulasan berikut mengandung bocoran (spoiler) adegan-adegan dalam film. Disarankan untuk menonton film ini terlebih dahulu.

Sosok Jann Mardenborough
Seperti yang digambarkan dalam film, Jann Mardenborough adalah putra dari mantan pesepak bola yang pernah membela Cardiff City, Steve Mardenborough (diperankan oleh Djimon Hounsou). Ia memang seorang gamer sejati dari Gran Turismo, yang mendapat kesempatan mengikuti program pelatihan dari GT Academy hingga akhirnya menjadi pembalap profesional yanf telah mengikuti lebih dari 200 balapan bergengsi.

<em>Gran Turismo</em> (2023).
Gran Turismo (2023).

Meski digambarkan sebagai jebolan GT Academy pertama yang menjadi pembalap profesional, faktanya GT Academy telah didirikan sejak 2008, dengan Lucas Ordonez sebagai lulusan pertamanya. Mardenborough sendiri masuk GT Academy pada tahun 2011.

Seleksi GT Academy
Dalam film, Jann Mardenborough mengetahui bahwa ditinya memenuhi syarat untuk masuk tahap kualifikasi awal GT Academy karena mencatatkan waktu terbaik di lintasan. Ia lalu mendapatkan kesempatan untuk mengikuti seleksi hingga menjalani pelatihan.

Di dunia nyata, Nissan dan PlayStation memang mengadakan seleski hingga acara langsung untuk babak kualifikasi. Para gamers GT bersaing di kafe game dan konvensi motorsport, dan para pemenang ini mendapatkan tempat di babak final.

Para pesaing yang berhasil mencapai final nasional berkompetisi dalam uji cepat permainan Gran Turismo 6, serta menjalani beberapa tes kemampuan mengemudi mereka yang sebenarnya, kepribadian, kebugaran fisik, dan kesehatan. Para pemenang lalu dipilih untuk kamp balap, seperti yang digambarkan dalam film.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Awali Era Balap Virtual, Dunlop Kini Mejeng di Gran Turismo 7

Awali Era Balap Virtual, Dunlop Kini Mejeng di Gran Turismo 7

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon