Apa Itu Anemia Aplastik yang Diderita Babe Cabita?
Selasa, 9 April 2024 | 10:41 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kabar duka datang dari Babe Cabita yang meninggal dunia pada Selasa (9/4/2024) pukul 06.38 WIB di Rumah Sakit Mayapada. Meninggalnya komedian tersebut akibat dari penyakit yang dideritanya, yaitu anemia aplastik.
Karena penyakit ini, Babe Cabita juga harus menjalani perawatan medis yang intensif dan mengubah gaya hidupnya secara signifikan.
Disitat dari WebMD, anemia aplastik adalah kondisi medis langka yang terjadi ketika sumsum tulang belakang tidak menghasilkan cukup sel darah baru. Sel darah merah bertanggung jawab untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh, sel darah putih membantu melawan infeksi, dan trombosit membantu pembekuan darah.
Terdapat dua jenis anemia aplastik, di antaranya ada yang muncul di umur tertentu (acquired aplastic anemia) dan yang sudah dimiliki seseorang dari lahir (inherited aplastic anemia).
Pada kasus meninggalnya Babe Cabita termasuk ke dalam tipe anemia aplastik yang muncul di umur tertentu yang terkait dengan kelainan mengganggu sistem imun atau biasa disebut penyakit autoimun. Berikut ini beberapa gejala anemia aplastik.
1. Kelelahan.
2. Kulit pucat.
3. Sesak napas.
4. Pusing.
5. Detak jantung cepat.
Baca Juga: Babe Cabita: Aku Mempersiapkan Kematian dengan Baik
6. Infeksi yang sering.
7. Memar dan perdarahan.
8. Gusi berdarah.
9. Mimisan.
Gejalanya berbeda-beda pada setiap orang, bergantung pada jenis sel darah mana yang paling terpengaruh dan penyebab kelainan tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




